APLIKASI MOBILE COMMERCE

APLIKASI MOBILE COMMERCE (M-COMMERCE) BERBASIS ANDROID PADA PT GEMANUSA
SENTRA TEKNOLOGI
SKRIPSI

Disusun Oleh :
NIM : 1422480857
Nama : Wury Intan Tiana
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
KONSENTRASI SOFTWARE ENGINEERING
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER
(STMIK) RAHARJA
TANGERANG (2017/2018)SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER
(STMIK) RAHARJA
LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI
APLIKASI MOBILE COMMERCE (M-COMMERCE)
BERBASIS ANDROID PADA PT GEMANUSA
SENTRA TEKNOLOGI
Disusun Oleh :
NIM: 1422480857
Nama: Wury Intan Tiana
Jenjang Studi: Strata Satu
Jurusan: Teknik Informatika
Konsentrasi : Software Engineering
Disahkan Oleh :
Tangerang, September 2018
Ketua
STMIK RAHARJA
(Dr. Ir. Untung Rahardja, M.T.I.,MM)
NIP : 000594 Kepala Jurusan
Teknik Informatika
(Junaidi, M.Kom)
NIP : 001405

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER
(STMIK) RAHARJA
LEMBAR PERSETUJUAN DEWAN PENGUJI
APLIKASI MOBILE COMMERCE (M-COMMERCE)
BERBASIS ANDROID PADA PT GEMANUSA
SENTRA TEKNOLOGI
Dibuat Oleh :
NIM: 1422480857
Nama: Wury Intan Tiana
Disetujui setelah berhasil dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian Komprehensif
Jurusan Teknik Informatika
Konsentrasi Software Engineering
Tahun Akademik 2017/2018
Disetujui Penguji :
Tangerang, September 2018
Ketua Penguji
( )
NID.
Penguji I
( )
NID.
Penguji II
( )
NID.

ABSTRAK
Banyaknya penggunaan telepon pintar atau yang sering disebut sebagai smartphone telah merubah perilaku atau gaya hidup sebagian masyarakat, khususnya perubahan dalam pola perilaku belanja. Saat ini banyak masyarakat yang lebih memilih bertransaksi secara online dibandingkan dengan cara konvensional. Pada PT Gemanusa Sentra Teknologi penjualan produk masih menggunakan cara konvensional, berinteraksi langsung dengan pelanggan. Kurangnya kuantitas staff marketing membuat perusahaan ini membutuhkan sistem yang dapat meringankan pekerjaan staff marketing. Sistem yang dapat diakses melalui perangkat mobile agar dapat diakses kapan pun dan dimana pun. Tujuan dari penelitian ini adalah menyediakan aplikasi mobile commerce berbasis Android agar staff marketing dapat mempromosikan atau mengiklankan produknya dengan mudah. Untuk itu dibutuhkan beberapa metode penelitian untuk menghasilkan aplikasi e-commerce yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Seperti metode SWOT untuk menganalisa sistem dan juga metode SDLC atau waterfall untuk pengembangan sistem yang sebelumnya. Penggunaan UML juga dibutuhkan untuk menyusun rancangan sistem yang akan dibuat serta Black Box testing untuk menguji keseluruhan sistem yang telah dibuat. Bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti HTML5, PHP dan JavaScript juga dibutuhkan untuk membangun aplikasi ini, serta enkapsulator seperti Apache Cordova untuk mengemas bahasa pemrograman web tersebut sehingga dapat dipasang di berbagai perangkat mobile.

Kata Kunci: Aplikasi Mobile, E-Commerce, M-Commerce.

ABSTRACT
The large number of smartphone usage has changed the behavior or lifestyle of most people, especially changes in shopping patterns behavior. Today many people prefer online transactions rather than the conventional way. Product Sales in PT Gemanusa Sentra Teknologi is still using the conventional way to sell their product, they still interact directly with customers. Lack of number of marketing staff make this company need a system that can ease the work of their staff. System that can be accessed through mobile devices to be accessible anytime and anywhere. The purpose of this research is to provide Android-based mobile commerce application so that marketing staff can promote or advertise their products easily. For that we need some research methods to produce e-commerce applications in accordance with the needs of the people. Such as SWOT method to analyze system and also method of SDLC or waterfall for the development of the previous system. UML usage is also required to draft the system that will be created as well as Black Box testing to test the entire system that has been created. High-level programming languages such as HTML5, PHP and JavaScript are also needed to build this application, as well as encapsulators such as Apache Cordova to package the web programming language so that it can be installed on various mobile devices.

Keywords: Aplikasi Mobile, E-Commerce, M-Commerce.

KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim,
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis mampu menyelesaikan penulisan laporan Skripsi ini dengan baik dan tepat waktu.

Penulisan laporan Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memenuhi persyaratan jenjang akademik Strata Satu (S1) Jurusan Teknik Informatika di Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer (STMIK) Raharja. Sebagai bahan laporan, penulis memperoleh informasi dengan melakukan observasi, wawancara dan studi pustaka dari berbagai sumber terkait dengan masalah dalam laporan ini.

Penyusunan laporan ini tidak terlepas dari bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya pada:
Bapak Dr. Ir. Untung Rahardja, M.T.I, MM., selaku Ketua Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Raharja.

Bapak Sugeng Santoso, M.T.I., selaku Pembantu Ketua I Bidang Akademik Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Raharja.

Bapak Junaidi, M.Kom., selaku Kepala Jurusan Teknik Informatika Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Raharja.

Bapak Sandro Alfeno, M.Kom., selaku Dosen Pembimbing I dan Bapak Ilamsyah, M.Kom., selaku Dosen Pembimbing II yang telah banyak meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk memberikan masukan pada penulisan laporan Skripsi ini.

Bapak Tri Sakti Soebagyono, S.Kom., selaku Direktur PT Gemanusa Sentra Teknologi yang telah memberikan kesempatan bagi penulis untuk dapat melakukan penelitian di perusahaannya.

Bapak Dwi Budi Utomo, S.Kom., selaku Stakeholder, yang telah banyak membantu dalam memberikan pengarahan bagi penulis.

Kepada kedua Orang Tua serta kakak, yang selalu memberikan doa, motivasi, serta dukungan untuk menyelesaikan penulisan laporan ini.

Kepada Teman seperjuangan yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah banyak membantu, sehingga penulisan laporan ini dapat diselesaikan.

Penulis menyadari bahwa masih terdapat banyak kekurangan dalam penulisan laporan ini. Untuk itu, kritik dan saran yang membangun sangat dibutuhkan untuk perbaikan di masa yang akan datang. Akhir kata, penulis berharap semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi semua yang telah membaca laporan ini.

Tangerang, 17 Juli 2018
Wury Intan Tiana
1422480857
DAFTAR ISI
ABSTRAK i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iv
DAFTAR GAMBAR x
DAFTAR TABEL xiii
DAFTAR SIMBOL xvi
DAFTAR LAMPIRAN xviii
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang1
Rumusan Masalah 2
Ruang Lingkup 3
Tujuan dan Manfaat 3
Tujuan Penelitian 3
Manfaat Penelitian 4
Metode Penelitian 4
Metode Pengumpulan Data 4
Metode Analisa 5
Metode Pengembangan 6
Metode Perancangan 6
Metode Prototyping 6
Metode Pengujian 6
Sistematika Penulisan 6
BAB II LANDASAN TEORI
Teori Umum 8
Konsep Dasar Sistem 8
Definisi Sistem8
Karakteristik Sistem8
Klasifikasi Sistem 10
Konsep Dasar Informasi 11
Definisi Informasi 11
Fungsi Informasi 11
Komponen Informasi 12
Konsep Dasar Data 13
Definisi Data 13
Klasifikasi Data 13
Konsep Dasar Informasi 14
Definisi Sistem Informasi 14
Komponen Sistem Informasi 15
Konsep Dasar Aplikasi16
Definisi Aplikasi 16
Definisi Aplikasi Mobile16
Konsep Dasar Android17
Definisi Android 17
Definisi Android SDK18
Sejarah dan Perkembangan Android18
Teori Khusus 21
Konsep Dasar UML21
Definisi UML21
Diagram UML 21
Konsep Dasar M-Commerce 22
Definisi E-Commerce22
Definisi M-Commerce23
Klasifikasi E-Commerce23
Konsep Dasar HTML24
Definisi HTML24
Definisi HTML525
Perbedaan HTML dan HTML525
Konsep Dasar PHP25
Definisi PHP25
Konsep Dasar CSS26
Definisi CSS26
Konsep Dasar JavaScript26
Definisi JavaScript26
Konsep Dasar Database27
Definisi Database27
Definisi MySQL27
Konsep Dasar Apache Cordova28
Definisi Apache Cordova28
Konsep Dasar SWOT28
Definisi SWOT28
Komponen Analisa SWOT29
Tujuan SWOT30
Konsep Dasar SDLC30
Definisi SDLC30
Definisi Waterfall31
Tahapan Waterfall32
Konsep Dasar Pengujian (Testing)33
Definisi Pengujian33
Definisi Black Box Testing 33
Tujuan Black Box Testing33
Konsep Dasar Elisitasi 34
Definisi Elisitasi 34
Tahapan Elisitasi34
Konsep Dasar Studi Pustaka36
Definisi Studi Pustaka36
Tujuan Studi Pustaka37
Sumber Studi Pustaka37
Manfaat Studi Pustaka38
Studi Pustaka (Literature Review)38
BAB III ANALISA SISTEM YANG BERJALAN
Gambaran Umum Perusahaan41
Sejarah Singkat Perusahaan41
Visi dan Misi PT Gemanusa Sentra Teknologi42
Struktur Organisasi PT Gemanusa Sentra Teknologi43
Tugas Dan Tanggung Jawab43
Tata Laksana Sistem Penjualan Yang Berjalan45
Prosedur Sistem Penjualan Yang Berjalan45
Rancangan Prosedur Sistem Penjualan Yang Berjalan46
Use Case Diagram Sistem Penjualan yang Berjalan46
Activity Diagram Sistem Penjualan yang Berjalan50
Sequence Diagram Sistem Penjualan yang Berjalan51
Analisa Sistem Yang Berjalan52
Metode Analisa Sistem52
Analisa Masukan, Analisa Proses dan Analisa Keluaran54
Konfigurasi Sistem Penjualan yang Berjalan55
Permasalahan Yang Dihadapi dan Alternatif Pemecahan Masalah56
Permasalahan yang Dihadapi56
Alternatif Pemecahan Masalah56
User Requirement56
Elistitasi Tahap I57
Elistitasi Tahap II58
Elistitasi Tahap III60
Elistitasi Final Draft62
BAB IV RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN
Rancangan Sistem Penjualan Yang Diusulkan65
Prosedur Sistem Penjualan Yang Diusulkan65
Use Case Diagram Sistem Penjualan Yang Diusulkan66
Activity Diagram Sistem Penjualan yang Diusulkan73
Sequence Diagram Sistem Penjualan yang Diusulkan74
Rancangan Basis Data78
Class Diagram Sistem Penjualan Yang Diusulkan78
Spesifikasi Basis Data79
Sketsa Prototype Sistem Penjualan yang Diusulkan84
Tampilan Output Program 94
Konfigurasi Sistem Usulan107
Spesifikasi Perangkat Keras (Hardware)107
Aplikasi Yang Digunakan 107
Hak Akses107
Testing 107
Schedule109
Estimasi Biaya 109
BAB V PENUTUP
Kesimpulan110
Saran111
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1Perkembangan Sistem Operasi Android di Indonesia 19
Gambar 2.2Penggunaan Versi Android di Indonesia21
Gambar 2.3Matriks SWOT 30
Gambar 2.4Tahapan Model Waterfall 31
Gambar 3.1Logo PT Gemanusa Sentra Teknologi 41
Gambar 3.2Struktur Organisasi PT Gemanusa Sentra Teknologi43
Gambar 3.3Use Case Diagram Sistem Penjualan yang Berjalan47
Gambar 3.4Sequence Diagram Sistem Penjualan Barang yang Berjalan 51
Gambar 3.5Sequence Diagram Sistem Penjualan Software yang Berjalan52
Gambar 4.1Use Case Diagram Aplikasi M-Commerce 66
Gambar 4.2Sequence Diagram Registrasi Sistem Penjualan yang Diusulkan74
Gambar 4.3Sequence Diagram Login Sistem Penjualan yang Diusulkan74
Gambar 4.4Sequence Diagram New Product Sistem Penjualan yang Diusulkan75
Gambar 4.5Sequence Diagram Edit Product Sistem Penjualan yang Diusulkan75
Gambar 4.6Sequence Diagram Delete Product Sistem Penjualan yang Diusulkan76
Gambar 4.7Sequence Diagram Pembelian Produk Sistem Penjualan yang Diusulkan76
Gambar 4.8Sequence Diagram Edit User Sistem Penjualan yang Diusulkan76
Gambar 4.9Sequence Diagram Delete User Sistem Penjualan yang Diusulkan77
Gambar 4.10Sequence Diagram Logout Sistem Penjualan yang Diusulkan77
Gambar 4.11Class Diagram Sistem Penjualan yang Diusulkan78
Gambar 4.12Sketsa Prototype Halaman Home 84
Gambar 4.13Sketsa Prototype Halaman Login 85
Gambar 4.14Sketsa Prototype Halaman Register86
Gambar 4.15Sketsa Prototype Halaman User Profile 86
Gambar 4.16Sketsa Prototype Halaman Catalog 87
Gambar 4.17Sketsa Prototype Halaman Cart 88
Gambar 4.18Sketsa Prototype Halaman Dashboard 88
Gambar 4.19Sketsa Prototype Halaman Products 89
Gambar 4.20Sketsa Prototype Halaman New Product90
Gambar 4.21Sketsa Prototype Halaman Detail Product 90
Gambar 4.22Sketsa Prototype Halaman Users 91
Gambar 4.23Sketsa Prototype Halaman Order 92
Gambar 4.24Sketsa Prototype Halaman Order Detail92
Gambar 4.25Sketsa Prototype Halaman Report93
Gambar 4.26Sketsa Prototype Halaman Setting94
Gambar 4.27Tampilan Halaman Home94
Gambar 4.28Tampilan Halaman Login95
Gambar 4.29Tampilan Halaman Register95
Gambar 4.30Tampilan Halaman Profile96
Gambar 4.31Tampilan Halaman Catalog96
Gambar 4.32Tampilan Halaman Cart97
Gambar 4.33Tampilan Halaman Dashboard97
Gambar 4.34Tampilan Halaman Products98
Gambar 4.35Tampilan Halaman New Product98
Gambar 4.36Tampilan Halaman Product Detail99
Gambar 4.37Tampilan Halaman Edit Product99
Gambar 4.38Tampilan Halaman Users100
Gambar 4.39Tampilan Halaman Order100
Gambar 4.40Tampilan Halaman Order Detail101
Gambar 4.41Tampilan Halaman Report101
Gambar 4.42Tampilan Halaman Setting102
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1Daftar Versi Android 19
Tabel 3.1Activity Diagram Sistem Penjualan yang Berjalan 50
Tabel 3.2Matriks Analisa SWOT 53
Tabel 3.3Elisitasi Tahap I 57
Tabel 3.4Elisitasi Tahap II 58
Tabel 3.5Elisitasi Tahap III 60
Tabel 3.6Elisitasi Final Draft 62
Tabel 4.1Deskripsi Skenario Use Case Register 67
Tabel 4.2Deskripsi Skenario Use Case Login 68
Tabel 4.3Deskripsi Skenario Use Case Edit Profile 68
Tabel 4.4Deskripsi Skenario Use Case Melihat Data Barang 69
Tabel 4.5Deskripsi Skenario Use Case Mengelola Barang 69
Tabel 4.6Deskripsi Skenario Use Case Tambah Ke Keranjang 70
Tabel 4.7Deskripsi Skenario Use Case Check Out 70
Tabel 4.8Deskripsi Skenario Use Case Melakukan Pembayaran 70
Tabel 4.9Deskripsi Skenario Use Case Melihat Detail Order 71
Tabel 4.10Deskripsi Skenario Use Case Mengelola Data Users 71
Tabel 4.11Deskripsi Skenario Use Case Melihat Laporan 72
Tabel 4.12Deskripsi Skenario Use Case Logout 72
Tabel 4.13Activity Diagram Sistem Penjualan yang Diusulkan 73
Tabel 4.14Perbedaan Prosedur Sistem Berjalan dan Sistem Usulan 77
Tabel 4.15Spesifikasi Tabel Users 79
Tabel 4.16Spesifikasi Tabel Profile 79
Tabel 4.17Spesifikasi Tabel Province 80
Tabel 4.18Spesifikasi Tabel City 80
Tabel 4.19Spesifikasi Tabel Products 80
Tabel 4.20Spesifikasi Tabel Category 81
Tabel 4.21Spesifikasi Tabel Stock 81
Tabel 4.22Spesifikasi Tabel Images 82
Tabel 4.23Spesifikasi Tabel Image_type 82
Tabel 4.24Spesifikasi Tabel Order_temp 82
Tabel 4.25Spesifikasi Tabel Invoice 83
Tabel 4.26Spesifikasi Tabel Order 83
Tabel 4.27Spesifikasi Tabel Order_status 84
Tabel 4.28Skenario Rancangan Halaman Home 85
Tabel 4.29Skenario Rancangan Halaman Login 85
Tabel 4.30Skenario Rancangan Halaman Register 86
Tabel 4.31Skenario Rancangan Halaman User Profile 87
Tabel 4.32Skenario Rancangan Halaman Catalog 87
Tabel 4.33Skenario Rancangan Halaman Cart 88
Tabel 4.34Skenario Rancangan Halaman Dashboard 89
Tabel 4.35Skenario Rancangan Halaman Products 89
Tabel 4.36Skenario Rancangan Halaman New Product 90
Tabel 4.37Skenario Rancangan Halaman Detail Product 91
Tabel 4.38Skenario Rancangan Halaman Users 91
Tabel 4.39Skenario Rancangan Halaman Order 92
Tabel 4.40Skenario Rancangan Halaman Order Detail 93
Tabel 4.41Skenario Rancangan Halaman Report 93
Tabel 4.42Skenario Rancangan Halaman Setting 94
Tabel 4.43Black Box Testing 107
Tabel 4.44Schedule 109
Tabel 4.45Estimasi Biaya 109
DAFTAR SIMBOL

Gambar 1. Simbol Use Case Diagram

Gambar 2. Simbol Sequence Diagram

Gambar 3. Simbol Activity Diagram
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran A
Validasi Skripsi
Daftar Mata Kuliah yang Belum Diambil Atau Gagal
Formulir Permohonan Usulan Penelitian Skripsi
Surat Pengantar Observasi Skripsi
Kartu Studi Tetap Final (KSTF)
Kartu Bimbingan Skripsi
Daftar Nilai
Kwitansi Skripsi, Raharja Career, dan Sidang Skripsi
Formulir Seminar Proposal Skripsi
Formulir Final Presentasi Skripsi
Formulir Pertemuan Stakeholder Skripsi
Sertifikat Prospek
Sertifikat Toefl
Sertifikat Seminar Nasional
Sertifikat Seminar Internasional
Sertifikat Raharja Career
Katalog Produk
Ijazah SMA/SMK
Curriculum Vitae (CV)
Lampiran B
Surat Keterangan Observasi
Bukti Surat Implementasi Program
Form Wawancara
Lampiran C
Prinscreen Halaman Home
Prinscreen Halaman Login
Prinscreen Halaman Registrasi
Prinscreen Halaman Dahboard
Prinscreen Halaman Profile
Prinscreen Halaman Products
Prinscreen Halaman New Product
Prinscreen Halaman Product Detail
Prinscreen Halaman Edit Product
Prinscreen Halaman Order
Prinscreen Halaman Order Detail
Prinscreen Halaman Cart
Prinscreen Halaman Report
Prinscreen Halaman Setting
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, banyak bidang dituntut untuk menerapkan sistem yang lebih baik lagi. Begitu pula dalam bidang pemasaran, perusahaan harus dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk melakukan promosi agar dapat bersaing dengan perusahaan lain. Perusahaan tersebut harus dapat memasarkan produk lebih baik lagi dan menekan biaya pemasaran. Memilih media yang tepat adalah langkah yang sangat penting untuk mengembangkan penjualan dan rencana pemasaran. Ada banyak media yang digunakan untuk memasarkan produk seperti iklan yang ditampilkan di media cetak (surat kabar dan majalah), televisi, spanduk, baliho dan lain-lain. Karena banyaknya kekurangan dari media iklan tersebut, maka dibuatlah jasa penyedia iklan online.
Salah satu media yang sering digunakan adalah melalui aplikasi e-commerce. E-commerce ini tidak hanya digunakan untuk mengiklankan suatu produk tetapi juga dapat digunakan sebagai perantara untuk menjual produk tersebut. Begitu pula pada PT Gemanusa Sentra Teknologi yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi ingin memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut untuk dapat meningkatkan kualitas dalam melayani pelanggan-pelanggannya. Perusahaan ini melakukan bentuk promosi secara personal dengan melakukan presentasi lisan kepada pelanggan yang bersangkutan, menyebarkan brosur produk dan mengiklankan produknya di website yang tidak update yang hanya menampilkan gambar dengan detail yang tidak lengkap. Kurangnya kuantitas staff marketing menyebabkan terhambatnya proses promosi produk sehingga akan menyulitkan untuk mendapatkan pelanggan baru yang berpotensial.
Untuk itu dibutuhkan aplikasi yang dapat memudahkan staff dalam mempromosikan produk perusahaan. Promosi yang dapat dilakukan hanya dengan menggunakan smartphone. Menampilkan produk dengan mudah agar menghemat waktu dan biaya pemasaran, serta dapat membantu dalam memonitoring penjualan produk. Aplikasi yang memberi kemudahan pula bagi pelanggan dalam mencari dan membeli produk dari perusahaan ini.

Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti mengambil judul penelitian tentang, “Aplikasi Mobile Commerce (M-Commerce) Berbasis Android Pada PT. Gemanusa Sentra Teknologi.”
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, dapat diambil beberapa pokok permasalahan, antara lain:
Bagaimana sistem penjualan yang berjalan saat ini pada PT Gemanusa Sentra Teknologi?
Apa saja kendala yang muncul dalam sistem penjualan yang berjalan saat ini?
Bagaimana merancang dan membuat sebuah aplikasi e-commerce dengan fitur yang menarik agar dapat meningkatkan omzet penjualan?
Ruang Lingkup
Untuk lebih memfokuskan penulisan laporan Skripsi pada permasalahan yang ada, maka diperlukan batasan masalah sebagai pembatas ruang lingkup pembahasan agar penulisan lebih terarah serta tidak menyimpang dari pokok permasalahan. Hal-hal yang akan dibahas adalah sebagai berikut:
Pembuatan aplikasi mobile commerce (M-Commerce) berbasis android yang akan digunakan perusahaan.

Pengelolaan data produk, order produk, dan laporan dapat dilakukan oleh staff dan admin. Sedangkan data user hanya dapat dikelola oleh admin.

Pembayaran produk yang dibeli hanya dapat dilakukan dengan menggunakan paypal.

Aplikasi ini hanya menjual produk yang berupa barang.

Tujuan dan Manfaat
Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
Tujuan Operasional
Merancang sebuah fitur yang dapat memudahkan bagian marketing dalam melakukan promosi dan penjualan barang.

Memudahkan pelanggan untuk memperoleh informasi barang dan melakukan transaksi jual beli.

Tujuan Fungsional
Membuat aplikasi yang dapat diakses dengan mudah, di mana saja
dan kapan saja.

Menjelaskan tahapan pembuatan aplikasi mobile commerce.

Tujuan Individu
Mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana sebuah aplikasi dibuat sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Mengimplementasikan ilmu yang didapat selama mengikuti perkuliahan di Perguruan Tinggi Raharja.
Manfaat Penelitian
Manfaat yang dihasilkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
Perusahaan dapat menghemat penggunaan waktu dan biaya dalam kegiatan promosi, target konsumen lebih terperinci, sehingga dapat meningkatkan omzet penjualan.
Praktis, aplikasi dapat diakses dengan cepat di manapun dan kapanpun.

Mendata produk akan lebih mudah dan setiap pembelian akan lebih mudah diawasi sehingga akan mendapatkan laporan yang akurat.

Metode Penelitian
Dalam memperoleh data yang diperlukan, metode penelitian yang digunakan peneliti adalah sebagai berikut:
Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian terdiri dari langkah-langkah berikut:
Metode Observasi (Observation Research)
Metode observasi adalah metode yang digunakan untuk
mendapatkan data dengan cara melakukan pengamatan langsung dan menjadikan PT. Gemanusa Sentra Teknologi sebagai lokasi untuk melakukan observasi. Dengan metode ini peneliti dapat mengamati berbagai hal yang ada di perusahaan tersebut dan meminta data yang diperlukan sebagai bahan untuk menulis laporan penelitian, kemudian dijadikan pedoman untuk merancang sebuah aplikasi.
Metode Wawancara (Interview)
Dalam penulisan laporan Skripsi ini, peneliti juga menggunakan metode wawancara. dengan metode ini peneliti melakukan tanya jawab dengan stakeholder pada PT. Gemanusa Sentra Teknologi untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai aplikasi yang akan dirancang.
Metode Studi Pustaka
Metode studi pustaka merupakan metode pengumpulan data-data yang berkaitan dengan penelitian melalui buku-buku, jurnal, dan referensi dari internet.

Metode Analisa
Metode analisa yang digunakan peneliti adalah metode SWOT (Strength Weakness Opportunities Threats). Metode SWOT merupakan metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (Strength), kelemahan (Weakness), peluang (Opportunities) dan ancaman (Threats).

Metode Pengembangan
Metode pengembangan sistem yang digunakan peneliti adalah metode waterfall. Metode ini merupakan salah satu model dari metode SDLC (Software Development Life Cycle) yang merupakan siklus hidup pengembangan sistem. Model waterfall ini menyediakan pendekatan alur hidup suatu aplikasi secara berurutan yang dimulai dari analisis, desain, pengkodean, pengujian dan pemeliharaan.

Metode Perancangan
Metode perancangan yang digunakan adalah metode perancangan berbasis objek dengan alat bantu UML (Unified Modelling Language). UML menawarkan beberapa fitur seperti diagram yang dapat digunakan untuk memodelkan suatu sistem. Diagram yang digunakan peneliti adalah use case diagram, sequence diagram, activity diagram dan class diagram.

Metode Pengujian
Peneliti menggunakan Black Box Testing sebagai metode pengujian untuk aplikasi yang akan dirancang. Metode ini menguji detail-detail aplikasi, seperti tampilan, fungsi-fungsi dan kesesuaian alur fungsi dengan proses yang diinginkan.
Sistematika Penulisan
Untuk mempermudah memahami laporan Skripsi ini, maka peneliti mengelompokan materi penulisan Skripsi ini menjadi beberapa bagian dengan sistematika sebagai berikut:
BAB IPENDAHULUAN
Bab ini berisi tentang latar belakang, rumusan masalah, ruang lingkup, tujuan, manfaat penelitian, ruang lingkup, metode penelitian dan sistematika penulisan.

BAB IILANDASAN TEORI
Berisi dasar-dasar dan teori yang dikutip dari buku, jurnal dan beberapa literature review yang berhubungan dengan penelitian, yang dapat membantu dalam penyusunan laporan Skripsi ini.

BAB IIIPEMBAHASAN
Berisi sejarah singkat PT. Gemanusa Sentra Teknologi, struktur organisasi perusahaan, permasalahan yang dihadapi dan pemecahannya, analisis proses, serta Unified Modelling Language sistem.

BAB IVRANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN
Berisi tentang rancangan sistem yang diusulkan, rancangan database, rancangan prototype, tampilan serta pengujian sistem yang diusulkan.

BAB VPENUTUP
Berisi kesimpulan yang berkaitan dengan penelitian berdasarkan pembahasan dari bab-bab sebelumnya dan saran-saran yang dapat menjadi pertimbangan untuk pengembangan aplikasi selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
BAB II
LANDASAN TEORI
Teori Umum
Konsep Dasar Sistem
Definisi Sistem
Menurut Kadir (2014:61), “Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan.”
Menurut Tyoso (2016:1), “Sistem merupakan suatu kumpulan dari komponen-komponen yang membentuk satu kesatuan.”
Menurut Susanto (2013:22), “Sistem adalah kumpulan/grup dari sub sistem/bagian/komponen apapun baik phisik ataupun non phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu.”
Berdasarkan beberapa definisi sistem di atas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah kumpulan elemen-elemen yang saling terkait sehingga membentuk suatu pola yang terpadu untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Karakteristik Sistem
Suatu sistem harus mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu. Berikut ini adalah karakteristik sistem menurut Al-Bahra (2013:4), antara lain:
Komponen Sistem
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling
berinteraksi, yang artinya saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan. Komponen ini dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem.
Batasan Sistem
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.

Lingkungan Luar
Sistem lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
Penghubung Sistem
Penghubung merupakan media yang menghubungkan antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.
Masukan Sistem
Masukan sistem adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat berjalan) dan masukan sinyal (energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran dari sistem).

Keluaran Sistem
Keluaran sistem adalah energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna.
Pengolahan Sistem
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah atau sistem itu sendiri sebagai pengolahnya.
Sasaran Sistem
Suatu sistem mempunyai tujuan atau sasaran, kalau sistem tidak mempunyai sasaran maka sistem tidak akan ada. Sasaran sangat berpengaruh pada masukan dan keluaran yang dihasilkan.

Klasifikasi Sistem
Menurut Tyoso (2016:5-7), Sistem dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
Sistem Alamiah (Natural System), sistem ini muncul secara alamiah tanpa campur tangan manusia, seperti sistem pencernaan pada makhluk hidup dan sistem tata surya.

Sistem Tiruan (Artificial System), diciptakan untuk mendukung tujuan tertentu. Sistem ini dirancang dan dibangun oleh manusia.

Sistem Deterministik (Deterministic System), bekerjanya sistem ini dapat diprediksi atau diramalkan sebelumnya. Masukan sistem ini secara pasti menentukan jenis keluarannya.

Sistem Probabilistik (Probabilistic System) dapat dilacak hanya dengan menggunakan nilai distribusi probabilitas, selalu ada ketidakpastian nilai yang sesungguhnya pada sembarang waktu.
Sistem Tertutup (Closed System), pada sistem ini tidak terjadi pertukaran atau penggunaan sumber daya dengan atau dari lingkungannya, sehingga output dari sistem ini tidak bertalian
dengan lingkungannya pula.

Sistem Terbuka (Opened System) menggunakan sumber daya dari lingkungannya sehingga keluarannya berkaitan dengan lingkungan juga.

Konsep Dasar Informasi
Definisi Informasi
Menurut Darmawan dan Fauzi (2013:2), “Informasi adalah hasil dari pengolahan data yang memiliki makna atau arti.”
Menurut Muslihudin dan Oktafianto (2016:9), “Informasi merupakan data yang diolah menjadi bentuk yang berguna untuk membuat keputusan. Informasi berguna untuk membuat keputusan karena informasi menurunkan ketidakpastian (atau meningkatkan pengetahuan).”
Berdasarkan beberapa definisi informasi di atas dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil dari data yang telah diolah dan dibentuk sedemikian rupa agar memiliki suatu arti sehingga dapat digunakan untuk membuat sebuah keputusan.

Fungsi Informasi
Menurut Hutahean (2014:9), fungsi utama dari informasi adalah menambah pengetahuan atau mengurangi ketidakpastian pemakai informasi, karena informasi tersebut berguna untuk memberikan gambaran tentang suatu permasalahan sehingga seseorang yang akan mengambil keputusan akan dapat menentukan keputusan dengan lebih cepat, informasi juga memberikan standar, aturan maupun indikator bagi si pengambil keputusan.

Komponen Informasi
Menurut Taufiq (2013:5), sebuah informasi yang dianalisis berdasarkan pendekatan sistem informasi dapat menghasilkan komponen informasi sebagai berikut:
Boot Information
Yaitu komponen akar, bagian dari informasi yang berada pada tahapan awal keluaran sebagai proses pengolahan data.
Bar of Information
Merupakan komponen yang diumpamakan sebagai batang dalam suatu informasi, yaitu jenis informasi yang disajikan dan memerlukan informasi lain sebagai pendukung sehingga informasi awal tadi bisa dipahami.
Branch of Information
Yaitu komponen yang bisa untuk dipahami jika informasi sebelumnya telah dipahami. Sebagai contoh adalah informasi yang merupakan penjelasan keyword yang telah ditulis sebelumnya.

Stick of Information
Yaitu komponen informasi yang lebih sederhana dari cabang-cabang informasi, pada dasarnya informasi ini merupakan informasi pengayaan pengetahuan.
Bud of Information
Yaitu komponen informasi yang bersifat semi mikro, tetapi sangat penting. Informasi ini akan berkembang dan dicari oleh pengguna informasi di masa yang akan datang sesuai
kebutuhan yang nantinya ingin dicapai.

Leaf of Information
Yaitu komponen informasi yang merupakan informasi pelindung, lebih mampu menjelaskan kondisi dan situasi ketika sebuah informasi itu muncul. Biasanya informasi ini berhubungan dengan informasi mengenai kebutuhan pokok.

Konsep Dasar Data
Definisi Data
Menurut Yanto (2016:10), “Data adalah fakta yang mewakili suatu objek seperti manusia, barang, hewan, peristiwa, keadaan dan sebagainya yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks gambar, bunyi atau kombinasinya.”
Menurut Darmawan dan Fauzi (2013:1), “Data adalah fakta atau apa pun yang dapat digunakan sebagai input dalam menghasilkan informasi.”
Berdasarkan beberapa definisi data di atas dapat disimpulkan bahwa data adalah satu atau sekumpulan fakta mentah yang menggambarkan suatu kejadian tertentu yang dapat dijadikan sebuah informasi.

Klasifikasi Data
Menurut Taufiq (2013:14), Data dapat diklasifikasikan menjadi beberapa bagian menurut sudut pandangnya, diantaranya:
Berdasarkan bentuknya;
Data Fisik, merupakan sebuah data yang bisa dipegang/disentuh oleh panca indera.

Data Logic, merupakan sebuah data yang tidak bisa dipegang tapi bisa dilihat.

Berdasarkan sifatnya;
Kuantitatif, data yang dipandang dari segi jumlahnya.

Kualitatif, data yang dipandang dari segi kualitasnya.

Berdasarkan sumbernya;
Internal, merupakan data yang diperoleh dari dalam lingkungan.

External, merupakan data yang diperoleh dari luar lingkungan.

Berdasarkan cara memperolehnya;
Primer, merupakan data utama yang berhubungan dengan masalah yang diproses.

Sekunder, merupakan data pendukung yang digunakan untuk dijadikan tambahan data.

Berdasarkan Cakupannya;
Sensus dan Sampel
Berdasarkan Skala Cakupannya;
Nominal, Ordinal, Interval, dan Rasio.

Konsep Dasar Sistem Informasi
Definisi Sistem Informasi
Menurut Darmawan dan Fauzi (2013:13), “Sistem informasi adalah kumpulan dari subsistem yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama untuk mengelolah data menjadi informasi yang berguna.”
Menurut Susanto (2013:52), “Sistem informasi adalah kumpulan dari sub-sub sistem baik phisik atau pun non phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berguna.”
Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah kumpulan sistem yang saling berkaitan yang mengolah informasi untuk pengambilan keputusan.

Komponen Sistem Informasi
Menurut Fauzi (2017:19-21), Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut dengan istilah blok bangunan (building block) yaitu:
Blok Masukan. Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi. Input di sini termasuk metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.

Blok Model. Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

Blok Keluaran. Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas yang berguna untuk semua pemakai sistem.

Blok Teknologi. Blok ini merupakan suatu blok yang menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran serta membantu pengendalian sistem secara keseluruhan. Bagian utama blok ini adalah teknisi (brainware), perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).

Blok Basis Data. Basis data (database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di dalam perangkat keras komputer dan perangkat lunak digunakan untuk memanipulasinya.
Blok Kendali. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

Konsep Dasar Aplikasi
Definisi Aplikasi
Menurut Sugiar (2014:83), “Aplikasi adalah program yang dibuat untuk melaksanakan tugas tertentu yang dibutuhkan oleh pengguna komputer (user).”
Sedangkan menurut Ambarita .dkk (2016:18), “Aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna.”
Definisi Aplikasi Mobile
Mobile memiliki arti dapat bergerak atau dapat dipindahkan dengan mudah. Perangkat mobile mengacu pada semua jenis komputer yang dapat dibawa kemana pun (dapat digenggam oleh tangan). Dalam hal komunikasi, perangkat ini sering disebut dengan mobile phone atau telepon genggam (ponsel). Saat ini ponsel memiliki memori yang lebih besar serta memiliki kecepatan dan kemampuan prosesor hampir setara dengan komputer atau yang dikenal dengan nama smartphone, karena itulah banyak fitur-fitur canggih yang disematkan pada perangkat ini.
Menurut Irwansyah dan Moniaga (2014:61), “Mobile Applications adalah aplikasi perangkat lunak yang dibuat khusus untuk dijalankan di dalam tablet dan juga smartphone”. Sedangkan menurut Trisnadoli (2015:69), “Aplikasi mobile adalah perangkat lunak yang berjalan pada platform mobile seperti PDA, Handphone, Tablet PC dan Smarthone.”
Konsep Dasar Android
Definisi Android
Menurut Nurhakim (2015:73), “Android adalah sistem operasi yang berbasis linux untuk telepon pintar dan komputer tablet. Android mempersilahkan para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh siapa pun.”
Menurut DiMarzio (2017:2-3), “Android is a mobile operating system that is based on a modified version of Linux. It was originally developed by a startup of the same name, Android, Inc. In 2005, as part of its strategy to enter the mobile space, Google purchased Android, Inc and took over its development work.”
Menurut Triadi (2013:2), “Android adalah sebuah sistem operasi (OS)-bersifat open source (terbuka) yang dimiliki Google Inc.”
Definisi Android SDK
Menurut Prasetyo (2017:127), “Android SDK adalah tools API (Application Programming Interface) yang diperlukan untuk memulai mengembangkan aplikasi pada platform android menggunakan bahasa pemrograman Java.”
Menurut Indriani .dkk (2016:75), “Android SDK adalah Software Development Tools yang berisi sekumpulan API libraries serta tools-tools yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi android.”
Sejarah dan Perkembangan Android
Android diciptakan oleh perusahaan Android, Inc. yang didirikan oleh Rich Miner, Nick Sears, Chris White dan Andi Rubin pada tahun 2003 di Palo Alto, California. Pada tanggal 17 Agustus 2005, Google membeli Android, Inc. dan pendirinya tetap bekerja di perusahaan tersebut. Google merilis Android pertama versi beta yang diperuntukan bagi developers pada November 2007. Kemudian pada September 2008, versi Android pertama untuk komersial dirilis. Menurut data Statcounter periode Juli 2017 sampai Juli 2018, sistem operasi Android memimpin pangsa pasar dengan jumlah persentase 74.27%, jumlah ini sangat jauh bila dibandingkan dengan jumlah persentase IOS yang hanya mencapai 19.7% pangsa pasar di seluruh negara. Di Indonesia, Android juga menguasai pangsa pasar dengan jumlah 87.84 %, kemudian diikuti sistem operasi yang tidak diketahui sebesar 5.14% dan IOS sebesar 3.5% saja.

Gambar 2.1 Perkembangan Sistem Operasi Android di Indonesia
Sumber: Statcounter
Sampai saat ini, Google bersama Open Handset Alliance yang merupakan konsorium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak dan telekomunikasi ini terus mengembangkan dan memperbarui sistem operasi Android dengan meningkatkan kinerja, memperbaiki kesalahan/bug pada versi sebelumnya serta menambahkan fitur-fitur baru. Berikut ini adalah versi Android dari awal hingga saat ini.

Tabel 2.1 Daftar Versi Android
Nama Android Versi API Level Tanggal Rilis
– 1.0 (Alpha) API 1 23 September 2008
Petit Four(unofficial) 1.1(Beta) API 2 9 Februari 2009
Cupcake 1.5 API 3 27 April 2009
Donut 1.6 API 4 15 September 2009
Éclair 2.0 API 5 26 Oktober 2009
2.0.1 API 6 3 Desember 2009
2.1 API 7 12 Januari 2010
Froyo 2.2 API 8 20 Mei 2010
Gingerbread 2.3 API 9 6 Desember 2010
2.3.3 API 10 9 Februari 2011
Honeycomb 3.0 API 11 22 Februari 2011
3.1 API 12 10 Mei 2011
3.2 API 13 15 Juli 2011
Ice Cream Sandwich 4.0 API 14 18 Oktober 2011
4.0.3 API 15 16 Desember 2011
Jelly Bean 4.1 API 16 9 Juli 2012
4.2 API 17 13 November 2012
4.3 API 18 24 Juli 2013
KitKat 4.4 API 19 31 Oktober 2013
4.4W API 20 25 Juni 2014
Lollipop 5.0 API 21 12 November 2014
5.1 API 22 9 Maret 2015
Marshmallow 6.0 API 23 5 Oktober 2015
Nougat 7.0 API 24 22 Agustus 2016
7.1 API 25 4 Oktober 2016
Oreo 8.0 API 26 21 Agustus 2017
8.1 API 27 5 Desember 2017
Android P 9.0 (Beta 3) API 28 2 Juli 2018
Menurut data Statcounter untuk periode Januari sampai Juli 2018 jumlah peminat Android Lollipop mencapai 28.81% dari seluruh penduduk di Indonesia. Kemudian disusul oleh Android Marshmallow dengan persentase sebesar 28.72%.

Gambar 2.2 Penggunaan Versi Android di Indonesia
Sumber: Statcounter
Teori Khusus
Konsep Dasar UML
Definisi UML
Menurut Mulyani (2017:244), “UML adalah sebuah bahasa pemodelan grafis yang digunakan sebagai standar untuk memodelkan sistem dengan metodologi pemodelan berorientasi objek.”
Menurut Jayachandran dan Anbumani (2017:1067), “The Unified Modeling Language (UML) is a general purpose modeling language in the field of software engineering, which is designed to provide a standard way to visualize the design of a system.”
Diagram UML
Menurut beberapa ahli diagram UML dibagi menjadi
beberapa jenis diagram yang dapat digunakan dalam pengembangan perangkat lunak. Beberapa diagram yang sering digunakan adalah:
Use Case Diagram
Menurut Afriyonza (2014:198), “Use case diagram, merupakan diagram yang digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah sistem informasi dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi itu.”
Activity Diagram (Diagram Aktivitas)
Menurut Muslihudin dan Oktafian (2016:63), “Diagram aktivitas adalah tipe khusus dari diagram status yang memperlihatkan aliran dari suatu aktivitas ke aktivitas lainnya dalam suatu sistem.”
Class Diagram
Menurut Mulyani (2017:247), “Class Diagram adalah diagram yang digunakan untuk merepresentasikan kelas, komponen-komponen kelas dan hubungan antara masing-masing kelas.”
Sequence Diagram
Menurut Ansari (2017:25), “… Sequence diagrams are used for describing the behavior by modeling the flow of messages in a system. Sequence diagram illustrates how an object, or group of objects, work together within a system.” 
Konsep Dasar M-Commerce
Definisi E-Commerce
Menurut Suwardi (2015:172), “E-Commerce adalah
transaksi perdangan/jual-beli barang dan jasa yang dilakukan dengan cara pertukaran informasi/data menggunakan alternatif selain media tertulis.”
Menurut Investopedia (2016) dalam Krishnan et al (2017:8), “… Electronic commerce (ecommerce) is a type of business model, or segment of a larger business model, that enables a firm or individual to conduct business over an electronic network, typically the internet.”
Definisi M-Commerce
Menurut Syarif H. (2016:70), “Mobile Commerce (M-Commerce) merupakan salah satu bentuk proses transaksi yang dilakukan dengan menggunakan perangkat telepon genggam.”
Menurut Roggio (2013) dalam Wei (2015:147), “Mobile Commerce, as a term, has taken on a dual meaning, describing both making online payments or purchase from a mobile device (mobile e-commerce) and using a mobile device to make payments at a physical store’s point of sale.”
Klasifikasi E-Commerce
Berikut ini adalah bentuk atau model transaksi e-commerce menurut peraturan SE-62/PJ/2013 dalam Pangesti (2017:186-188) dan SE-06/PJ/2015, yang ada di Indonesia:
Classified Ads adalah situs iklan baris, dimana situs yang bersangkutan hanya menyediakan tempat dan waktu untuk memajang konten/iklan produk dalam bentuk teks, gambar, video dan lain-lain. Contohnya: Olx.co.id dan Kaskus.

Online Marketplace adalah kegiatan menyediakan tempat kegiatan usaha berupa “Toko Internet” di dalam “Mal Internet” sebagai tempat Online Marketplace Merchant menjual barang dan jasa. Model bisnis dimana website yang bersangkutan membantu mempromosikan barang dagangan dan juga memfasilitasi transaksi uang secara online. Contohnya: Bukalapak, Elevenia dan Tokopedia.

Retail Online adalah toko online yang mempunyai alamat website (domain) sendiri, dimana penjual memiliki stok produk/jasa dan menjualnya secara online kepada pembeli. Contohnya: Blibli dan Lazada.

Daily Deals adalah kegiatan menyediakan tempat kegiatan usaha berupa daily deals sebagi tempat Daily Deals Merchant menjual barang dan/atau jasa kepada pembeli dengan menggunkan voucher sebagai sarana pembayaran. Contohnya: Lakupon.

Konsep Dasar HTML
Definisi HTML
Menurut Pratama (2016:1), “… HTML adalah sebuah bahasa khusus yang ditulis menggunakan tanda-tanda (mark) untuk membuat halaman web.”
Menurut Khoirunnissa dkk, (2016:94), “Hypertext Markup Language (HTML) adalah bahasa dari World Wide Web (www) yang dipergunakan untuk menyusun dan membentuk dokumen agar dapat ditampilkan pada program browser.”
Definisi HTML5
Menurut Hidayat (2015:14), “HTML5 ini adalah standar baru dari HTML, yang dikembangkan oleh World Wide Web Consortium (W3C) dan Web Hypertext Application Technology Working Group (WHATWG).”
Menurut Triadi (2013:186), “HTML5: singkatan dari Hypertext Markup Language 5. HTML5 merupakan versi terbaru dari bahasa pemrograman HTML yang sudah sering kali digunakan pada internet.”
Perbedaan HTML dan HTML5
Menurut Triadi (2013:324), menyebutkan bahwa perubahan yang dibawa HTML5 adalah:
Adanya elemen baru.

Adanya atribut baru.

Dukungan penuh terhadap CSS3.

Video dan Audio.

Grafik 2D/3D.

Penyimpanan lokal.

Database SQl lokal.

Aplikasi web.

Konsep Dasar PHP
Definisi PHP
Menurut Winarno dkk (2014:49), “PHP adalah sebuah bahasa pemrograman web berbasis server (server-side) yang mampu memparsing kode PHP dari kode web dengan ekstensi .php, sehingga menghasilkan tampilan website yang dinamis di sisi client (browser).”
Menurut Pratama (2016:1), “PHP adalah bahasa pemrograman web yang digunakan untuk men-generate atau menghasilkan kode HTML. PHP merupakan singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor.”
Konsep Dasar CSS
Definisi CSS
Menurut Prasetio (2014:252), “CSS adalah suatu teknologi yang digunakan untuk memperindah tampilan halaman website (situs).”
Menurut McGrath (2013:10), “Cascading Style Sheets (CSS) is a language used control the presentation of element within HyperText Markup Language (HTML) documents.”
Sedangkan menurut Pratama (2017:2), “…CSS adalah format bahasa khusus yang digunakan untuk mengatur tampilan dari halaman web.”
Konsep Dasar JavaScript
Definisi JavaScript
Menurut Pratama (2017:1), “… JavaScript adalah bahasa pemrograman web yang digunakan untuk memanipulasi element HTML dan membuat interaksi.”
Menurut Sobri dkk, (2017:210), “Javascript adalah bahasa scripting yang andal yang berjalan pada sisi client. Javascript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape.”
Menurut Kadam dan Chandure (2015:71), “JavaScript is consider to be one of the most famous scripting languages of all time. JavaScript, by definition, is a Scripting Language of the World Wide Web.”
Konsep Dasar Database
Definisi Database
Menurut Tim Jubilee Enterprise (2014:1), “Database adalah suatu aplikasi yang menyimpan sekumpulan data. Setiap database mempunyai API tertentu untuk membuat, mengakses, mengatur, mencari, dan menyalin data yang ada di dalamnya.”
Menurut Yanto (2016:68), “Database adalah sekumpulan dari file-file yang dilengkapi dengan atribut dan record yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan menghasilkan informasi yang dibutuhkan oleh pihak pengguna.”
Definisi MySQL
Menurut Supono dan Putratama (2016:96), “MySQL adalah sistem manajemen database SQL yang bersifat Open Source dan paling popular saat ini. Sistem Database MySQL mendukung beberapa fitur seperti multithreaded, multiuser dan SQL Database
Manajemen Sistem (DBMS).”
Menurut Tim Jubilee Enterprise (2014:2), “MySQL adalah RDBMS (Relational Database Management Systems) yang cepat dan mudah digunakan, serta banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan.”
Konsep Dasar Apache Cordova (PhoneGap)
Definisi Apache Cordova (PhoneGap)
Menurut Tompoh dkk. (2016:2), “Apache Cordova atau disebut saja cordova adalah open-source framework untuk pengembangan aplikasi mobile. Yang memungkinkan pengembang menggunakan teknologi web standar seperti HTML5, CSS3, dan JavaScript untuk pengembangan cross platform.”
Menurut Sulihati dan Andriyani (2016:21), “PhoneGap adalah open-source framework untuk membuat cross-platform native applications menggunakan teknologi web mulai dari HTML, CSS dan JavaScript.”
Konsep Dasar SWOT
Definisi SWOT
Menurut Yunus (2016:83), “Analisa SWOT merupakan kajian sistematik terhadap faktor-faktor kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness) internal perusahaan dengan peluang (opportunities) dan ancaman (threats) lingkungan yang dihadapi perusahaan.”
Menurut Kristiawan dkk. (2017:144), “Analisis SWOT adalah suatu alat analisis yang digunakan untuk menganalisis masalah-masalah dengan kerangka Strengths (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (peluang) dan Threats (ancaman).”
Menurut Hamali (2016:107), “Analisis SWOT merupakan identifikasi yang bersifat sistematis dari faktor kekuatan dan kelemahan organisasi serta peluang dan ancaman lingkungan luar strategi yang menyajikan kombinasi terbaik di antara keempatnya.”
Komponen Analisa SWOT
Menurut Hamali (2016:110-112), Analisis SWOT terbagi atas empat komponen dasar, yaitu:
Strength (S), yaitu situasi atau kondisi kekuatan dari organisasi atau program pada saat ini.
Weakness (W), yaitu situasi atau kondisi kelemahan dari organisasi atau program pada saat ini.

Opportunity (O), yaitu situasi atau kondisi peluang di luar organisasi dan memberikan peluang berkembang bagi organisasi di masa depan.

Threat (T), yaitu situasi ancaman bagi organisasi yang datang dari luar organisasi dan dapat mengancam eksistensi organisasi pada masa depan.

Dari keempat komponen SWOT tersebut dapat menghasilkan matriks yang digunakan untuk memperjelas peluang dan ancaman eksternal yang akan dihadapi organisasi, serta disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki organisasi tersebut.

Gambar 2.3 Matriks SWOT
Tujuan SWOT
Menurut Bilung (2016:119), “Peran kunci dari SWOT adalah untuk membantu mengembangkan kesadaran penuh dari semua faktor yang dapat mempengaruhi perencanaan strategi dan pengambilan keputusan, tujuan yang dapat diterapkan pada hampir semua aspek industri.”
Konsep Dasar SDLC
Definisi SDLC
Menurut Muslihudin dan Oktafianto (2016:33), SDLC adalah “… proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut.”
Menurut Jagli dan Yeddu (2017:6), “SDLC is a software development process that describes a theoretical and conceptual representation of the software development.”
Menurut Iqbal dan Idrees (2017:1), “Software Development Life Cycle (SDLC) is a process followed for a software project, within a software organization. It consists of a detailed plan describing how to develop, maintain, replace and alter or enhance specific software.”
Definisi Waterfall
Menurut Jagli dan Yeddu (2017:6), “The waterfall model is the first and earliest among all the other life cycle models. The generic waterfall model is a cascade model, in which output of one stage comprise the input to the next stage. This model is relatively simple to use and intuitive by nature.”
Menurut Iqbal dan Idrees (2017:2), “The waterfall model illustrates the software development process in a linear sequential flow; hence it is also referred to as a linear-sequential life cycle model. This means that any phase in the development process begins only if the previous phase is complete.”

Gambar 2.4 Tahapan Model Waterfall
Tahapan Waterfall
Berikut ini adalah tahapan-tahapan dalam SDLC, meliputi:
Tahap Analisa Kebutuhan (Requirement)
Tahapan ini diawali dengan mengumpulkan dan menyusun kebutuhan secara lengkap dari sistem yang akan dibangun. Kebutuhan tersebut meliputi perangkat fisik, metode, fungsi yang dibutuhkan dan anggaran yang belum rinci.
Perancangan (Design)
Pada tahap ini, kebutuhan yang telah disusun akan diubah ke dalam bentuk “blueprint” perangkat lunak. Menerjemahkan syarat kebutuhan ke sebuah perancangan sistem yang dapat diperkirakan sebelum tahap coding dimulai. Desain tersebut meliputi presentasi awal sistem, desain database dan sistem serta desain user interface.

Implementasi (Implementation)
Pada tahap ini, desain/rancangan yang telah dibuat akan diimplementasikan. Desain sistem akan diterjemahkan ke dalam kode-kode bahasa pemrograman yang telah ditentukan.
Pengujian (Testing/Verification)
Sistem yang sudah diimplementasikan akan disatukan kemudian diuji secara keseluruhan. Tahapan ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah sistem yang dibuat telah memenuhi persyaratan sistem. Selain pengujian, perbaikan sistem juga dilakukan pada tahapan ini.

Pemeliharaan (Maintenance)
Tahap ini adalah tahapan terakhir, maintenance bertujuan untuk memastikan bahwa sistem yang telah dibuat dapat digunakan dengan stabil dan terbebas dari error dan bug.
Konsep Dasar Pengujian (Testing)
Definisi Pengujian
Menurut Pandara dkk. (2014:1), “Pengujian (Testing) adalah proses menganalisa suatu entitas software untuk mendeteksi perbedaan antara kondisi yang ada dengan kondisi yang diinginkan untuk menemukan defects/ errors/ bugs dan mengevaluasi fitur-fitur dari entitas software.”
Definisi Black Box Testing
Menurut Maturidi (2014:76), “Pengujian black-box berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak. Pengujian ini memungkinkan analisis sistem memperoleh kumpulan kondisi input yang akan mengerjakan seluruh keperluan fungsi program.”
Menurut Afriyonza dkk. (2014:199), “Pengujian kotak hitam (black-box-testing) berkaitan dengan pengujian-pengujian yang dilakukan pada antarmuka perangkat lunak. Pengujian kotak hitam mengkaji beberapa aspek fundamental dari suatu sistem/perangkat lunak.”
Tujuan Black Box Testing
Menurut Mustaqbal (2016:34), Tujuan dari metode Black Box Testing adalah:
Fungsi yang tidak benar atau tidak ada.
Kesalahan antarmuka (interface errors).

Kesalahan pada struktur data dan akses basis data.

Kesalahan performansi (performance errors).

Kesalahan inisialisasi dan terminasi.

Konsep Dasar Elisitasi
Definisi Elisitasi
Menurut Prastomo (2014:166), “Elisitasi adalah suatu metode untuk analisa kebutuhan dalam rekayasa perangkat lunak.”
Menurut Bachtiar dan Atikah (2015:74), “Elisitasi berisi usulan rancangan sistem baru yang diinginkan oleh pihak manajemen terkait dan disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi.”
Menurut Nirmala dkk. (2015:4), “Elisitasi merupakan tahapan awal dalam membangun pemahaman tentang perangkat lunak yang diperlukan untuk memecahkan masalah.”
Tahapan Elisitasi
Menurut Bachtiar dan Atikah (2015:74), Elisitasi dilakukan melalui tiga tahap yaitu sebagai berikut:
Elisitasi Tahap I
Elisitasi pada tahap ini berisi seluruh rancangan sistem baru yang diusulkan oleh pihak manajemen terkait melalui proses wawancara.

Elisitasi Tahap II
Elisitasi ini merupakan hasil pengklasifikasian dan elisitasi tahap I berdasarkan metode MDI. Metode MDI ini bertujuan untuk memisahkan antara rancangan sistem yang penting dan harus ada pada sistem baru dengan rancangan yang disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi.

M pada MDI artinya Mandatory (penting). Maksudnya requirement tersebut harus ada dan tidak boleh dihilangkan pada saat membuat sistem baru.

D pada MDI artinya Desirable. Maksudnya requirement tersebut tidak terlalu penting dan boleh dihilangkan. Tetapi jika requirement tersebut digunakan dalam pembentukan sistem, akan membuat sistem tersebut lebih sempurna.

I pada MDI artinya Inessential. Maksudnya requirement tersebut bukanlah bagian dari sistem yang dibahas dan merupakan bagian dari luar sistem.

Elisitasi Tahap III
Merupakan hasil penyusutan dari elisitasi tahap II dengan cara mengeliminasi semua requirement dengan option I pada metode MDI. Selanjutnya semua requirement yang tersisa diklasifikasikan kembali melalui metode TOE, yaitu sebagai berikut:
T artinya Technical, maksudnya bagaimana tata cara/teknik pembuatan requirement tersebut dalam sistem yang akan usulkan.

O artinya Operational, maksudnya bagaimana tata cara menggunakan requirement tersebut dalam sistem yang akan dikembangkan.

E artinya Economy, maksudnya berapakah biaya yang diperlukan guna membangun requirement tersebut dalam sistem.
Metode TOE tersebut dibagi kembali menjadi beberapa option, yaitu:
High (H): Sulit untuk dikerjakan, karena teknik pembuatan dan pemakaiannya sulit serta biayanya mahal. Sehingga requirement tersebut harus dieliminasi.

Middle (M) : Mampu untuk dikerjakan
Low (L) : Mudah untuk dikerjakan
Final Draft Elisitasi
Merupakan hasil akhir yang dicapai dari suatu proses elisitasi yang dapat digunakan sebagai dasar pembuatan suatu sistem yang akan dikembangkan.

Konsep Dasar Studi Pustaka (Literature Review)
Definisi Studi Pustaka (Literature Review)
Menurut Rokhmansyah (2017:83), “Studi pustaka adalah metode untuk mengumpulkan naskah dengan cara mencari dari referensi (katalog) baik secara manual maupun secara daring.”
Menurut Alfianika (2016:58), “… kajian pustaka adalah segala upaya yang dilakukan oleh peneliti untuk memperoleh informasi tertulis yang berhubungan dengan masalah yang akan diteliti.”
Tujuan Studi Pustaka (Literature Review)
Menurut Swarjana (2015:34), Tujuan dari Literature Review adalah untuk mengidentifikasi masalah penelitian dan mengembangkan rumusan masalah dan hipotesis, orientasi seperti apa yang sudah dan belum diketahui tentang area penelitian serta mendeterminasi gap atau inkonsistensi dalam a body of knowledge.

Sumber Studi Pustaka (Literature Review)
Menurut Swarjana (2015:34-35), sumber pustaka yang dapat digunakan untuk dapat menyusun bagian kepustakaan dengan baik guna mendukung serta memperkuat apa yang akan diteliti adalah sebagai berikut:
Buku. Sumber kepustakaan yang bersumber dari buku dapat berasal dari buku yang berbentuk hardcopy maupun softcopy, online book, dan lain-lain.

Jurnal penelitian ataupun jurnal artikel. Jurnal yang dapat digunakan adalah jurnal pada level lokal, nasional, regional dan internasional.

Lembaga atau institusi tertentu yang memiliki kewenangan, baik pemerintah maupun non pemerintah, yang menyediakan artikel maupun data ataupun kebijakan yang terkait dengan bidang yang diteliti. Lembaga tersebut biasanya memiliki website yang dapat diakses secara gratis.

Serta sumber-sumber pustaka lainnya.

Manfaat Studi Pustaka (Literature Review)
Menurut Zulfikar dan Budiantara (2015:79), dengan melakukan kajian pustaka, peneliti akan memperoleh beberapa manfaat antara lain:
Peneliti akan mengetahui dengan pasti apakah permasalahan yang dipilih untuk memecahkannya melalui riset yang belum pernah diteliti oleh orang lain.

Peneliti akan dapat mengetahui masalah-masalah lain yang mungkin lebih menarik dibandingan dengan masalah yang telah diuji sebelummnya.

Peneliti akan lancar menyelesaikan pekerjaannya karena telah mengetahui banyak hal melalui kajian pustaka. Dengan banyak membaca bahan pustaka, tugas peneliti akan lebih ringan dan tidak akan mengalami kesulitan dalam memilih teknik pengumpulan data sekaligus teknik untuk analisis data yang bersangkutan.

Dengan adanya acuan penelitian, maka kedudukan peneliti menjadi lebih mantap, kokoh, tegar karena dalam kegiatannya peneliti telah bekerja dengan baik dan telah mengikuti aturan-aturan ilmiah yang berlaku. Penyebutan sumber pustaka secara lengkap dimaksudkan agar bila ada peneliti atau orang lain ingin menelusuri lebih jauh tentang penemuan tersebut dapat dilakukan dengan mudah.

Studi Pustaka (Literature Review)
Banyak penelitian mengenai prototype atau aplikasi mobile dan juga
e-Commerce yang sebelumnya telah dilakukan. Dalam upaya mengembangkan dan menyempurnakan aplikasi Mobile Commerce (M-Commerce) ini, maka diperlukan studi pustaka sebagai salah satu penerapan metode penelitian yang akan dilakukan. Berikut ini adalah sumber-sumber studi pustaka yang peneliti dapatkan:
Laporan tugas akhir yang ditulis oleh Izza Ilma Insyifani dari STMIK Raharja yang berjudul “Aplikasi Mobile Internship Application System Pada PT Garuda Maintenance Facility Aeroasia” tahun 2017. Sistem ini dibuat untuk memperbaiki kekurangan sistem IAS sebelumnya yang berbasis website. IAS tersebut masih kurang sempurna dari segi kemudahan akses informasi. Dengan adanya IAS versi mobile, aplikasi ini dapat diakses kapan pun dan dimana pun.
Penelitian yang dilakukan oleh Abdi Pandu Kusuma dan Kurniawan Agus Prasetya dari Universitas Islam Balitar yang berjudul “Perancangan dan Implementasi E-Commerce untuk Penjualan Baju Online Berbasis Android” pada tahun 2017. Penelitian ini dilakukan untuk merancang dan membangun e-commerce yang diimplementasikan ke dalam sebuah aplikasi penjualan baju berbasis android untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.
Penelitian yang dilakukan oleh M. Adit Saputra dari Universitas Lampung yang berjudul “Pengembangan Aplikasi Pemesanan Tiket Bus Pada PO. Puspa Jaya Berbasis Android” pada tahun 2017. Aplikasi ini diuji dengan menggunakan metode black box yang menunjukan bahwa sistem dapat berfungsi sesuai kebutuhan pengguna. Selain itu, berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, aplikasi dapat dinyatakan berjalan dengan baik sesuai dengan kriteria pengujian.

Penelitian yang dilakukan oleh Sopingi dari STMIK Duta Bangsa yang berjudul “Sistem Informasi Donasi Berbasis Hybrid Mobile Menggunakan Web Service pada Yayasan Solo Peduli” pada tahun 2016. Sistem hybrid mobile ini dirancang dengan menggunakan Ionic framework dan Cordova. Ionic digunakan untuk membangun user interface aplikasi dengan menggunakan HTML5 dan AngularJS. Sedangkan Cordova menyediakan Application Programming Interface (API) untuk mengakses fungsionalitas sistem operasi Android menggunakan Javascript.

Penelitian yang dilakukan oleh Dedy Ramadita dari Universitas Muhammadiyah Surakarta yang berjudul “Pembuatan Sistem Informasi Penjualan Smartphone Tazmania Cell Berbasis Website Sebagai Media Promosi Dan Transaksi” pada tahun 2017. Aplikasi ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL dan menggunakan metode waterfall.

Penelitian yang dilakukan oleh Kevin Sanjaya dkk. dari Universitas Kristen Petra yang berjudul “Pembuatan Aplikasi Delivery Order Bunga pada Toko X Berbasis Mobile” pada tahun 2017. Proses pembuatan aplikasi ini berbasis android dirancang dengan menggunakan HTML5, PHP, CSS, JavaScript dan dibantu kompilasi oleh PhoneGap.

BAB III
ANALISA SISTEM YANG BERJALAN
Gambaran Umum Perusahaan
Sejarah Singkat Perusahaan
PT Gemanusa Sentra Teknologi adalah perusahan TI yang berdiri pada tahun 2005, sebagai Software Developer, IT Consultant dan System Integrator yang fokus dan memiliki komitmen untuk memberikan setiap manfaat dari solusi IT terkini kepada pelanggan-pelanggannya dalam menjalankan kegiatan inti perusahaan.

PT Gemanusa Sentra Teknologi memiliki SDM yang sebagian besar adalah software engineer dengan latar belakang pengalaman di bidang IT. Berbekal pada SDM yang dimiliki, PT Gemanusa Sentra Teknologi berupaya menempatkan diri sebagai peneliti dan inovator software terdepan. Untuk itu, tim PT Gemanusa Sentra Teknologi telah mewujudkannya dengan menciptakan SENTRA-media, yaitu multimedia engine software. Software ini sangat tepat untuk menjawab setiap kebutuhan perusahaan akan solusi Dynamic Digital Signage dan telah dipersiapkan dengan matang sebagai produk inti PT Gemanusa Sentra Teknologi untuk dipasarkan di regional Asia.

Gambar 3.1 Logo PT Gemanusa Sentra Teknologi
Sejak kuartal 2 tahun 2006, PT Gemanusa Sentra Teknologi telah membentuk divisi multimedia yang fokus dalam pembangunan aplikasi multimedia. SENTRA-media adalah Integrated Dynamic Digital Signage System yang didesain secara khusus untuk menangani pesan-pesan (clip, picture, scrolling text, live video) yang bersumber dari data-data dengan format digital, selanjutnya diproses dan divisualisasikan dengan efek-efek yang atractive ke layar elektronik seperti Plasma TV, LED Display Board, Projector Screen, sehingga produk ini sangat cocok untuk diaplikasikan di ruang lobby, VIP room, hotel, shopping mall, dan public area.
Dalam kurun waktu yang relatif singkat dari waktu berdirinya, PT Gemanusa Sentra Teknologi telah memiliki banyak corporate customer yang diantaranya adalah Garuda Indonesia, Kementrian Perhubungan, Telkomsel, Mandiri Sekuritas, Louis Vuitton dan masih banyak lagi.

Visi dan Misi PT Gemanusa Sentra Teknologi
Visi
Menjadi perusahaan IT terdepan yang senantiasa melayani customer secara profesional dengan membuktikan komitmen-komitmennya.

Misi
Mengadakan penelitian terhadap teknologi unggulan, memberikan solusi dengan memanfaatkan teknologi terkini untuk memenuhi tujuan-tujuan strategis dan meningkatkan nilai lebih customer, serta melayani customer untuk memposisikan sebagai perusahaan terdepan.

Struktur Organisasi PT Gemanusa Sentra Teknologi Tahun 2017
Setiap perusahaan pasti mempunyai suatu struktur organisasi yang digunakan untuk memudahkan pengkoordinasian dan untuk mencapai tujuan operasional dalam perusahaan. Berikut ini adalah struktur organisasi yang ada di PT Gemanusa Sentra Teknologi:

Gambar 3.2 Struktur Organisasi PT Gemanusa Sentra Teknologi Tahun 2017
Tugas dan Tanggung Jawab
Adapun tugas dan tanggung jawab dari setiap bagian tersebut adalah sebagai berikut:
Direksi
Memimpin perusahaan, menetapkan kebijakan, menyetujui anggaran dan menyusun strategi bisnis untuk kemajuan perusahaan serta bertanggung jawab atas kerugian perusahaan apabila yang bersangkutan bersalah atau lalai dalam menjalankan tugasnya.

Marketing dan Business Development
Melakukan riset untuk mengidentifikasi pasar dan pelanggan baru yang potensial, menyusun strategi pemasaran, membuat laporan dan merekap data penjualan. Bagian ini bertanggung jawab untuk mempertahankan pelanggan dan mengembangkannya dengan cara membangun kepercayaan dan integritas perusahaan terhadap produk yang dihasilkan.

Product Development
Menganalisis, membuat dan merawat produk yang dihasilkan agar sesuai dengan target pasar, menganalisis biaya yang dibutuhkan, bertanggung jawab dalam menjaga dan mengembangkan kualitas produk yang dihasilkan.

Accountant dan Finance
Membuat laporan keuangan, melakukan pembayaran gaji seluruh karyawan serta bertanggung jawab pada seluruh anggaran pendapatan dan pengeluaran perusahaan.

Logistic
Menyiapkan dan mengirim barang pesanan, membuat laporan logistik dan stok barang, bertanggung jawab penuh terhadap kualitas dan kuantitas barang yang berada di gudang.

General Affair
Mengurus seluruh kebutuhan operasional perusahaan, pengadaan dan distribusi ATK dan alat kerja lainnya, bertanggung jawab pemenuhan perizinan yang dibutuhkan serta pembuatan laporan kondisi aset dan fasilitas perusahaan.

HRD
Merekrut, melakukan seleksi serta membuat kontrak kerja untuk karyawan baru, memonitoring kinerja setiap karyawan dan bertanggung jawab mengelola dan mengembangkan kualitas SDM
perusahaan.

Technical Support
Mengecek dan melakukan troubleshoot koneksi internet, memantau performa server dan melakukan remote hosting client serta bertanggung jawab atas keluhan customer yang berkaitan dengan produk.

Tata Laksana Sistem Penjualan Yang Berjalan
Prosedur Sistem Penjualan Yang Berjalan
Prosedur sistem penjualan produk pada PT Gemanusa adalah sebagai berikut:
Proses Penawaran Produk
Perusahaan menyediakan brosur dan website yang menampilkan produk-produk yang dijual.
Pemesanan Produk
Pemesanan barang dapat dilakukan dengan cara datang langsung atau via telepon. Untuk pemesanan software perusahaan akan melakukan presentasi di hadapan pelanggan, menganalisa dan merancang software.
Proses Pembayaran DP (Down Payment)
Untuk pemesanan software, pembayaran dilakukan dalam dua tahap. Pertama, pembayaran dp (down payment) lalu setelah software tersebut selesai maka dilakukan pembayaran tahap kedua/sisa pembayaran.

Proses Pembuatan Software dan Software Testing
Apabila pembayaran dp sudah dilakukan, maka product development
akan melakukan tugasnya (membuat software) lalu mengujinya bersama dengan technical support
Proses Pembayaran / Pelunasan
Setelah software selesai, customer melakukan pembayaran kedua atau sisa pembayaran. Pembayaran dilakukan melalui transfer bank, jika pembayaran sudah lunas maka produk yang sudah siap akan segera diantarkan.

Proses Pengiriman
Setelah barang selesai diproduksi, maka logistik akan mengirimkannya kepada pelanggan. Jika yang dibeli merupakan software maka technical support yang akan langsung memberikannya kepada pelanggan.

Proses Pembuatan Laporan
Setelah barang diterima, logistik dan juga technical support akan memberikan tanda bukti penerimaan pada bagian marketing yang kemudian akan dibuatkan laporan penjualan dan bagian logistik akan membuat laporan stok barang untuk diserahkan kepada direksi.

Rancangan Prosedur Sistem Penjualan yang Berjalan
Untuk memperjelas sistem penjualan yang berjalan pada PT Gemanusa Sentra Teknologi, peneliti menggunakan alat bantu UML (Unified Modelling Language) yang dibagi menjadi beberapa diagram, antara lain:
Use Case Diagram Sistem Penjualan yang Berjalan
Use case diagram ini digunakan untuk mempresentasikan interaksi antara aktor dengan sistem penjualan pada PT Gemanusa
Sentra Teknologi.

Gambar 3.3 Use Case Diagram Sistem Penjualan yang Berjalan
Gambar di atas merupakan gambar use case diagram dari sistem penjualan pada PT Gemanusa Sentra Teknologi. Di dalam diagram tersebut terdapat:
Satu (1) buah sistem yang meliputi seluruh kegiatan yang dilakukan dalam sistem.

Lima (5) aktor yang melakukan kegiatan, yakni: Marketing & Business Development, Customer, Product Development, Logistik dan Technical Support.

Tiga Belas (13) buah use case yang dilakukan oleh aktor-aktor tersebut.

Penjelasan dari skema diagram di atas adalah sebagai berikut:
Nama Use Case: Lihat Detail Produk.

Aktor: Customer dan Marketing & Business Development.

Keterangan: Customer dapat melihat produk perusahaan pada website perusahaan dan juga brosur yang diberikan oleh staff marketing.

Nama Use Case: Pemesanan Produk.

Aktor: Customer dan Marketing & Business Development.

Keterangan: Customer memesan produk dengan cara menghubungi staff marketing.

Nama Use Case: Presentasi, Menganalisa Kebutuhan dan Merancang Software.

Aktor: Customer, Marketing & Business Development dan Product Development.

Keterangan: Jika customer memesan software, marketing dan product development melakukan presentasi mengenai software yang dipesan dan akan membantu menganalisa apa saja yang dibutuhkan oleh customer, lalu product development akan merancang software tersebut.

Nama Use Case: Konfirmasi Barang Tersedia.

Aktor: Marketing & Business Development.

Keterangan: Jika customer memesan barang, marketing akan memastikan ketersediaan barang tersebut dan mengkonfirmasikannya kepada customer.

Nama Use Case: Pembayaran Awal / DP (Down Payment).

Aktor: Customer.

Keterangan: Customer akan melakukan pembayaran awal/dp untuk software yang dipesan tersebut.

Nama Use Case: Konfirmasi Pembayaran Awal/DP.

Aktor: Customer.

Keterangan: Customer memberi konfirmasi telah melakukan pembayaran awal/dp.

Nama Use Case: Pembuatan Software.

Aktor: Product Development.

Keterangan: Jika pembayaran sudah dikonfimasi, maka product development akan memulai pembuatan software yang dipesan customer.

Nama Use Case: Testing.

Aktor: Product Development dan Technical Support.

Keterangan: Product development dan dibantu oleh technical support akan menguji coba software yang telah dibuat.

Nama Use Case: Pembayaran.

Aktor: Customer.

Keterangan: Jika produk yang dipesan sudah tersedia, customer akan melakukan pembayaran untuk barang dan pelunasan untuk software.

Nama Use Case: Konfirmasi Pembayaran.

Aktor: Customer.

Keterangan: Customer memberi konfirmasi telah melakukan pembayaran.

Nama Use Case: Pengiriman Produk.

Aktor: Logistik dan Technical Support.

Keterangan: Logistik akan mengirim barang yang sudah
dibayar, sedangkan untuk software akan dikirim langsung oleh Technical Support.

Nama Use Case: Konfirmasi Penerimaan Produk.

Aktor: Customer dan Marketing.

Keterangan: Customer akan mengkonfirmasi jika produk sudah diterima.

Nama Use Case: Membuat Laporan.

Aktor: Marketing & Business Development, Logistik dan Direksi.

Keterangan: Kedua aktor membuat laporan dari penjualan produk tersebut dan memberikannya kepada direksi.

Activity Diagram Sistem Penjualan yang Berjalan
Dari interaksi antara aktor dan sistem yang ada pada use case diagram di atas, dibuatlah activity diagram yang menggambarkan alur kerja, proses dan urutan aktifitas dari sistem tersebut. Activity diagram yang berjalan saat ini adalah.

Tabel 3.1 Activity Diagram Sistem Penjualan yang Berjalan

Berdasarkan tabel 3.1 di atas terdapat:
Satu (1) Initial Node yang merupakan awal kegiatan.

Enam (6) Vertical Swimlane yaitu Customer, Marketing & Business Development, Product Development, Technical Support, Logistik dan Direksi.

18 Activity yang dilakukan oleh para aktor.

Satu (1) Final Node yang merupakan akhir kegiatan.

Sequence Diagram Sistem Penjualan yang Berjalan
Untuk menunjukan hubungan antara aktor dan komponen sistem tersebut, maka dibuatlah sequence diagram yang berjalan pada PT Gemanusa Sentra Teknologi, seperti gambar 3.4 berikut.

Gambar 3.4 Sequence Diagram Sistem Penjualan Barang yang Berjalan
Berdasarkan gambar 3.4 di atas terdapat:
Empat (4) Aktor, yaitu: Customer, Marketing & Business Development, Logistik dan Direksi.

Dua (2) Lifeline, yaitu: Barang dan Laporan
13 Messages yang memuat informasi tentang aktivitas penjualan yang terjadi.

Gambar 3.5 Sequence Diagram Sistem Penjualan Software yang Berjalan
Berdasarkan gambar 3.5 di atas terdapat:
Lima (5) Aktor, yaitu: Customer, Marketing & Business Development, Product Development, Technical Support dan Direksi
Dua (2) Lifeline, yaitu: Software dan Laporan
15 Messages yang memuat informasi tentang aktivitas penjualan yang terjadi.

Analisa Sistem Yang Berjalan
Metode Analisa Sistem
Metode analisa yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisa SWOT dengan menjelaskan faktor-faktor seperti kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman apa saja yang terdapat dalam perusahaan ini. Berdasarkan analisa yang telah dijabarkan sebelumnya, maka dapat dirumuskan ke dalam tabel SWOT seperti tabel 3.2 berikut.

Tabel 3.2 Matriks Analisa SWOT
-58420-2540000Faktor Internal Kekuatan (Strength) Kelemahan (Weakness)
Faktor Eksternal Perusahaan yang bergerak di bidang IT.

Tersedianya SDM yang berpengalaman di bidang IT.

Produk yang dijual merupakan produk yang diproduksi sendiri.

Customer Service yang dapat memberikan pelayanan selama 24 jam. Sistem penjualan masih dilakukan secara manual
Kuantitas SDM yang kurang memadai.

Peluang (Opportunity) Strategi SO Strategi WO
Kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat terhadap perkembangan teknologi Informasi
Kebutuhan staff marketing untuk sistem yang dapat mempermudah pekerjaannya.

Ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan aplikasi berbasis mobile. Menghasilkan sistem penjualan yang dapat mempermudah staff marketing dalam memasarkan produknya.
Mengembangkan sistem tersebut agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada customer.

Menghasilkan sistem yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. Membuat sistem penjualan berbasis mobile agar dapat digunakan kapan pun dan di mana pun.

Membuat sistem dengan fitur yang lengkap agar dapat meringankan pekerjaan staff marketing.

Ancaman (Threat) Strategi ST Strategi WT
Adanya bugs/error pada sistem sehingga tidak dapat berjalan dengan semestinya.

Serangan virus serta rusaknya device yang digunakan.

Banyaknya perusahaan yang menjual produk serupa. Menghasilkan sistem yang dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan selama 24 jam.

Melakukan perkembangan sistem secara berkala agar dapat meningkatkan kualitas sistem. Sistem yang dihasilkan harus melewati uji coba terlebih dahulu.

Meminimalisasi kesalahan dalam membuat sistem.

Melakukan maintenance sistem secara berkala.

Analisa Masukan, Analisa Proses dan Analisa Keluaran
Analisa Masukan
Analisa masukan merupakan penjelasan dari semua data yang berupa masukan (input) yang dibutuhkan oleh sistem sehingga menghasilkan proses. Masukan yang diperlukan adalah sebagai berikut:
Nama Masukan: Data Produk
Fungsi: Untuk mempromosikan produk yang dijual.

Sumber: Product Development
Media: Basis data
Format: Melalui website perusahaan
Keterangan: Berisi detail produk
Analisa Proses
Analisa proses merupakan analisa yang menjelaskan semua proses pada analisa masukan. Informasi yang masuk akan diolah sehingga menghasilkan suatu keluaran.

Nama Modul: Transaksi Penjualan
Masukan: Produk yang akan dibeli
Keluaran: Bukti Transaksi
Ringkasan Proses: Apabila pelanggan memesan produk lalu mentransfer sejumlah uang dan memberikan bukti transaksi kemudian barang yang dipesan akan dikirim.

Analisa Keluaran
Analisa keluaran merupakan penjelasan dari keluaran (output) yang dihasilkan oleh analisa sebelumnya. Keluaran tersebut adalah sebagai berikut:
Nama Keluaran: Data Produk dan Laporan
Fungsi: Menampilkan data produk, laporan rekapitulasi dan penjualan barang serta data pembayaran.

Media: Kertas.

Distribusi: Ditunjukan kepada pihak yang bersangkutan.

Konfigurasi Sistem Penjualan Yang Berjalan
Spesifikasi Hardware
Perangkat Keras (hardware) minimal/minimum requirements yang diusulkan untuk pengguna yang menggunakan sistem ini adalah sebagai berikut:
Prosesor: Intel Core 2 Duo.

Monitor: LCD 14″.

Mouse: Standard Mouse.

Keyboard: Standard 180 Keys.

RAM: 2GB.

Hardisk: 250GB.

Spesifikasi Software
Perangkat Lunak (Software) minimal/minimum requirements yang diusulkan untuk pengguna yang menggunakan sistem ini adalah:
Sistem Operasi : Windows 7
Browser :
Google Chrome
Firefox
Internet Explorer
Hak Akses (Brainware)
Product Development
Pengunjung / Customer
Permasalahan Yang Dihadapi dan Alternatif Pemecahan Masalah
Permasalahan yang Dihadapi
Sistem penjualan yang berjalan saat ini pada PT Gemanusa Sentra Teknologi masih manual. Penjualan dilakukan secara langsung sehingga membutuhkan waktu dan biaya yang lebih banyak. Pemasaran dilakukan secara langsung dan melalui website yang hanya bisa diakses di PC saja. Sehingga akan menyulitkan apabila pengguna ingin melakukan transaksi penjualan di luar kota atau tempat yang tidak tersedianya komputer/PC.
Alternatif Pemecahan Masalah
Sebagai alternatif pemecahan masalah dari pemasalahan yang telah dikemukakan sebelumnya, peneliti berpendapat bahwa diperlukan sebuah sistem penjualan yang dapat digunakan kapan saja dan di mana saja dalam bentuk aplikasi mobile. Dengan demikian, transaksi penjualan dapat dengan leluasa dikerjakan menggunakan media smartphone atau tablet PC yang biasa dibawa ke mana saja. Sehingga dapat menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan.

User Requirement
User Requirement (Kebutuhan Pengguna) merupakan kemampuan sistem yang ingin dibangun dari sudut pandang user. Kebutuhan pengguna ini biasanya berisi karakteristik sistem yang dibutuhkan oleh pengguna. Peneliti menggunakan metode elisitiasi tahap satu sampai dengan final draft. Berikut ini adalah uraiannya.

Elisitasi Tahap I
Elisitasi tahap I ini disusun berdasarkan hasil wawancara dengan seluruh pihak pada bagian software development, berisi daftar dari seluruh rancangan sistem baru yang diusulkan. Uraian dari elisitasi tahap 1 adalah sebagai berikut:
Tabel 3.3 Elisitasi Tahap I
Analisa Kebutuhan
Fungsional
Saya ingin sistem dapat
No Keterangan Kebutuhan
1 Menampilkan Halaman Awal (Intro) Sebelum Login
2 Menampilkan Halaman Sign In (Login)
3 Terdapat Fasilitas Login Melalui Google dan Social Media
4 Menampilkan Halaman Sign Up (Register)
5 Menampilkan Halaman Home (Beranda)
6 Menampilkan Banner pada Halaman Home
7 Menampilkan Kategori Produk pada Halaman Home
8 Menampilkan Produk terbaru pada halaman Home
9 Menampilkan Halaman Catalog
10 Menampilkan Halaman Produk Berdasarkan Kategori
11 Menampilkan Halaman Dashboard
12 Menampilkan Detail dan Gambar Produk
13 Terdapat Fasilitas untuk Melakukan Pencarian Produk
14 Menampilkan Halaman Produk
15 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola (CRUD) Data Produk untuk Admin dan Staff
16 Terdapat Fasilitas Menambahkan Banyak Gambar untuk Satu Produk
17 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola Data Stok Produk
18 Menampilkan Halaman User Profile
19 Menampilkan Halaman Cart
20 Terdapat Fasilitas untuk Memilih Cara Pembayaran
21 Terdapat Fasilitas untuk Memilih Cara Pengiriman
22 Menampilkan Bukti Pembelian (Invoice)
23 Menampilkan Halaman About Company
24 Menampilkan Halaman Report untuk Admin dan Staff
25 Terdapat Fasilitas untuk Mendownload Laporan
26 Menampilkan Halaman Order untuk Admin dan Staff
27 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola Order
28 Menampilkan Halaman Order untuk Customer
29 Terdapat Fasilitas untuk menampilkan Pemberitahuan Konfirmasi Order dan Pengiriman
30 Menampilkan Halaman Users untuk Admin
31 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola Data Users untuk Admin
32 Menampilkan Halaman Setting
33 Terdapat Fitur Chat dengan Customer Service
34 Terdapat Fasilitas Log Out
Non Fungsional
Saya ingin sistem dapat
No Keterangan Kebutuhan
1 User Friendly
2 Diakses di Smartphone atau tablet PC dengan platform Android
3 Menggunakan MySQL sebagai Database
4 Memiliki Tampilan Responsive dalam Setiap Perangkat yang Digunakan
Elisitasi Tahap II
Elisitasi tahap II merupakan hasil pengklasifikasian dari elisitasi tahap sebelumnya. Pengklasifikasian ini dibagi dalam tiga kategori tingkat kepentingan untuk dikembangkan. Ketiga kategori itu adalah Mandatory (harus ada), Desirable (sebaiknya ada tetapi boleh tidak ada) dan Inessential (sebaiknya tidak ada). Berikut ini adalah uraiannya:
Tabel 3.4 Elisitasi Tahap II
Analisa Kebutuhan
Fungsional
Saya ingin sistem dapat
No Keterangan Kebutuhan M D I
1 Menampilkan Halaman Awal (Intro) Sebelum Login   ?  
2 Menampilkan Halaman Sign In (Login) ?    
3 Terdapat Fasilitas Login Melalui Google dan Social Media     ?
4 Menampilkan Halaman Sign Up (Register) ?    
5 Menampilkan Halaman Home (Beranda) ?  
6 Menampilkan Banner pada Halaman Home   ?  
7 Menampilkan Kategori Produk pada Halaman Home ?    
8 Menampilkan Produk terbaru pada halaman Home ?    
9 Menampilkan Halaman Catalog   ?  
10 Menampilkan Halaman Produk Berdasarkan Kategori   ?  
11 Menampilkan Halaman Dashboard ?    
12 Menampilkan Detail dan Gambar Produk ?    
13 Terdapat Fasilitas untuk Melakukan Pencarian Produk ?  
14 Menampilkan Halaman Produk ? 15 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola (CRUD) Data Produk untuk Admin dan Staff ? 16 Terdapat Fasilitas Menambahkan Banyak Gambar untuk Satu Produk ? 17 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola Data Stok Produk   ?  
18 Menampilkan Halaman User Profile ?    
19 Menampilkan Halaman Cart   ?  
20 Terdapat Fasilitas untuk Memilih Cara Pembayaran   ?  
21 Terdapat Fasilitas untuk Memilih Cara Pengiriman   ?  
22 Menampilkan Bukti Pembelian (Invoice) ?  
23 Menampilkan Halaman About Company ?    
24 Menampilkan Halaman Report untuk Admin dan Staff ?    
25 Terdapat Fasilitas untuk Mendownload Laporan   ?
26 Menampilkan Halaman Order untuk Admin dan Staff   ?  
27 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola Order   ?  
28 Menampilkan Halaman Order untuk Customer   ?  
29 Terdapat Fasilitas untuk menampilkan Pemberitahuan Konfirmasi Order dan Pengiriman ? 30 Menampilkan Halaman Users untuk Admin ?    
31 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola Data Users untuk Admin ?    
32 Menampilkan Halaman Setting ?  
33 Terdapat Fitur Chat dengan Customer Service     ?
34 Terdapat Fasilitas Log Out ?    
Non Fungsional
Saya ingin sistem dapat
No Keterangan Kebutuhan M D I
1 User Friendly ? 2 Diakses di Smartphone atau tablet PC dengan platform Android ? 3 Menggunakan MySQL sebagai Database ? 4 Memiliki Tampilan Responsive dalam Setiap Perangkat yang Digunakan ? Keterangan:
M= Mandatory
D= Desirable
I= Inessential
Elisitasi Tahap III
Elisitasi tahap selanjutnya merupakan hasil penyusutan dari elisitasi tahap II. Elisitasi dengan option Inessential (I) akan dihilangkan. Lalu hasil dari elisitasi tersebut diklasifikasikan kembali tingkat kesulitannya menjadi Low (mudah dikerjakan), Medium (mampu dikerjakan) dan High (sulit dikerjakan). Pengklasifikasian tersebut berdasarkan aspek Technical (pembuatan), Operational (penggunaan) serta Economical (biaya yang dikeluarkan). Berikut ini adalah uraian dari elisitasi tahap III:
Tabel 3.5 Elisitasi Tahap III
Analisa Kebutuhan
Fungsional
Saya ingin sistem dapat T O E
No Keterangan Kebutuhan L M H L M H L M H
1 Menampilkan Halaman Awal (Intro) Sebelum Login ? ? ? 2 Menampilkan Halaman Sign In (Login) ? ? ? 3 Menampilkan Halaman Sign Up (Register) ? ? ? 4 Menampilkan Halaman Home (Beranda) ? ? ? 5 Menampilkan Banner pada Halaman Home ? ? ? 6 Menampilkan Kategori Produk pada Halaman Home ? ? ? 7 Menampilkan Produk terbaru pada halaman Home ? ? ? 8 Menampilkan Halaman Catalog ? ? ? 9 Menampilkan Halaman Produk Berdasarkan Kategori ? ? ? 10 Menampilkan Halaman Dashboard ? ? ? 11 Menampilkan Detail dan Gambar Produk ? ? ? 12 Terdapat Fasilitas untuk Melakukan Pencarian Produk ? ? ? 13 Menampilkan Halaman Produk ? ? ? 14 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola (CRUD) Data Produk untuk Admin dan Staff ? ? ? 15 Terdapat Fasilitas Menambahkan Banyak Gambar untuk Satu Produk ? ? ?
16 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola Data Stok Produk ? ? ? 17 Menampilkan Halaman User Profile ? ? ? 18 Menampilkan Halaman Cart ? ? ? 19 Terdapat Fasilitas untuk Memilih Cara Pembayaran ? ? ?
20 Terdapat Fasilitas untuk Memilih Cara Pengiriman ? ? ?
21 Menampilkan Bukti Pembelian (Invoice) ? ? ? 22 Menampilkan Halaman About Company ? ? ? 23 Menampilkan Halaman Report untuk Admin dan Staff ? ? ? 24 Menampilkan Halaman Order untuk Admin dan Staff ? ? ? 25 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola Order ? ? ? 26 Menampilkan Halaman Order untuk Customer ? ? ? 27 Terdapat Fasilitas untuk menampilkan Pemberitahuan Konfirmasi Order dan Pengiriman ? ? ?
28 Menampilkan Halaman Users untuk Admin ? ? ? 29 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola Data Users untuk Admin ? ? ? 30 Menampilkan Halaman Setting ? ? ? 31 Terdapat Fasilitas Log Out ? ? ? Non Fungsional
Saya ingin sistem dapat T O E
No Keterangan Kebutuhan L M H L M H L M H
1 User Friendly ? ? ? 2 Diakses di Smartphone atau tablet PC dengan platform Android ? ? ? 3 Menggunakan MySQL sebagai Database ? ? ? 4 Memiliki Tampilan Responsive dalam Setiap Perangkat yang Digunakan ? ? ? Keterangan:
T = Technical
O = Operational
E = Economical
L = Low
M = Medium
H = High
Elisitasi Final Draft
Elisitasi final draft adalah hasil akhir yang dicapai dari proses elisitasi yang akan dijadikan acuan untuk sistem yang akan dikembangkan. Elisitasi ini merupakan kumpulan dari elisitasi tahap sebelumnya yang pengklasifikasiannya tidak sulit dikerjakan (Low). Uraian dari elisitasi tahap akhir ini adalah sebagai berikut:
Tabel 3.6 Elisitasi Final Draft
Analisa Kebutuhan
Fungsional
Saya ingin sistem dapat
No Keterangan Kebutuhan
1 Menampilkan Halaman Awal (Intro) Sebelum Login
2 Menampilkan Halaman Sign In (Login)
3 Menampilkan Halaman Sign Up (Register)
4 Menampilkan Halaman Home (Beranda)
5 Menampilkan Banner pada Halaman Home
6 Menampilkan Kategori Produk pada Halaman Home
7 Menampilkan Produk terbaru pada halaman Home
8 Menampilkan Halaman Catalog
9 Menampilkan Halaman Produk Berdasarkan Kategori
10 Menampilkan Halaman Dashboard
11 Menampilkan Detail dan Gambar Produk
12 Terdapat Fasilitas untuk Melakukan Pencarian Produk
13 Menampilkan Halaman Produk
14 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola (CRUD) Data Produk untuk Admin dan Staff
15 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola Data Stok Produk
16 Menampilkan Halaman User Profile
17 Menampilkan Halaman Cart
18 Menampilkan Bukti Pembelian (Invoice)
19 Menampilkan Halaman About Company
20 Menampilkan Halaman Report untuk Admin dan Staff
21 Menampilkan Halaman Order untuk Admin dan Staff
22 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola Order
23 Menampilkan Halaman Order untuk Customer
24 Menampilkan Halaman Users untuk Admin
25 Terdapat Fasilitas untuk Mengelola Data Users untuk Admin
26 Menampilkan Halaman Setting
27 Terdapat Fasilitas Log Out
Non Fungsional
Saya ingin sistem dapat
No Keterangan Kebutuhan
1 User Friendly
2 Diakses di Smartphone atau tablet PC dengan platform Android
3 Menggunakan MySQL sebagai Database
4 Memiliki Tampilan Responsive dalam Setiap Perangkat yang Digunakan
Mengetahui
Penyusun
   
 
 
 
(Wury Intan Tiana)
NIM: 1422480857
Mengetahui
Pembimbing I Pembimbing II
   
   
   
   
   
(Sandro Alfeno, M.Kom) (Ilamsyah, M.Kom)
NID. 08203 NID. 14019
Menyetujui
Stakeholder Kepala Jurusan
   
   
   
   
   
(Dwi Budi Utomo) (Junaidi, M.Kom)
NIK. 130019 NIP. 001405
BAB IV
RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN
Rancangan Sistem Penjualan yang Diusulkan
Setelah mengadakan penelitian pada PT Gemanusa Sentra Teknologi, maka selanjutnya akan dibahas mengenai rancangan prosedur untuk sistem penjualan yang akan dibangun.

Prosedur Sistem Penjualan yang Diusulkan
Terdapat beberapa usulan prosedur yang akan diajukan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna sistem ini, seperti:
Prosedur Usulan untuk Customer
Customer dapat melihat detail produk tanpa melalui proses login.

Untuk dapat membeli barang, customer diharuskan untuk melakukan login terlebih dahulu. Jika customer belum memiliki akun, maka akan diminta untuk melakukan registrasi.

Setelah melakukan registrasi customer akan diarahkan untuk melakukan login.

Setelah berhasil masuk customer akan diarahkan ke halaman edit profile untuk mengisi detail profil.

Jika customer sudah melakukan checkout maka selanjutnya akan diarahkan ke halaman pembayaran.

Setelah melakukan pembayaran, status barang yang sudah dibeli akan terlihat pada halaman order, apakah sudah dikirim atau belum.

Prosedur Usulan Untuk Staff dan Admin
Jika staff belum memiliki akun, maka diharuskan untuk melakukan registrasi.

Kemudian akan diarahkan ke halaman login dan memasukan username dan password yang telah dibuat sebelumnya.

Untuk dapat masuk ke halaman dashboard, staff harus menunggu admin untuk merubah role default yang dibuat pada saat registrasi.

Setelah role berubah, staff dapat masuk ke halaman dashboard dan mulai mengelola data seperti data produk dan data order serta dapat melihat laporan penjualan.

Pengelolaan data user hanya bisa dilakukan oleh admin.

Use Case Diagram Sistem Penjualan yang Diusulkan

Gambar 4.1 Use Case Diagram Aplikasi M-Commerce
Gambar di atas adalah gambar diagram use case dari sistem penjualan yang diusulkan. Dalam diagram tersebut terdapat:
Satu (1) buah sistem yang meliputi seluruh kegiatan dalam sistem penjualan.

Tiga (3) aktor yang melakukan kegiatan, yakni: Staff, Admin dan Customer.

Dua Belas (12) buah use case yang dilakukan oleh aktor-aktor tersebut.

Penjelasan dari skema diagram di atas adalah sebagai berikut:
Deskripsi Skenario Use Case Register
Tabel 4.1 Deskripsi Skenario Use Case Register
Nama Use Case Register
Aktor Staff dan Customer
Deskripsi Staff dan Customer yang belum memiliki akun, diharuskan untuk melakukan pendaftaran dengan mengisi form registrasi.

Pre-Condition Aktor belum mempunyai akun dan ingin masuk ke dalam sistem.

Skenario Aktor Sistem
1. Aktor mengakses halaman registrasi 2. Menampilkan Halaman Registrasi
3. Mengisi Form Registrasi 4. Validasi Form Register. Menampilkan pesan jika username dan email telah ada serta password yang tidak sesuai. Jika benar enable button register.

5. Klik Register 6. Menyimpan Data ke dalam Database
7. Menampilkan Halaman Login
Post Condition Data aktor disimpan di dalam database dan dapat digunakan untuk melakukan login
Deskripsi Skenario Use Case Login
Tabel 4.2 Deskripsi Skenario Use Case Login
Nama Use Case Login
Aktor Admin, Staff dan Customer
Deskripsi Semua aktor melakukan agar dapat masuk ke dalam sistem dan mengakses halaman tertentu yang hanya dapat diakses apabila aktor telah login.

Pre-Condition Aktor ingin mengakses halaman tertentu yang hanya dapat diakses setelah login
Skenario Aktor Sistem
1. Aktor mengakses halaman login 2. Menampilkan Halaman Login
3. Mengisi Form Login  
4. Klik Login 5. Validasi Form Login. Menampilkan pesan kesalahan jika username dan password salah. Memberikan respon authentication code jika benar.

6. Menampilkan Halaman sesuai dengan role aktor
Post Condition Aktor diberi authentication code untuk mengakses halaman tertentu pada sistem.

Deskripsi Skenario Use Case Edit Profile
Tabel 4.3 Deskripsi Skenario Use Case Edit Profile
Nama Use Case Edit Profile
Aktor Admin, Staff dan Customer
Deskripsi Aktor diharuskan melengkapi data profile, untuk customer data profil ini diperlukan untuk melakukan transaksi pembelian.

Pre-Condition Aktor yang telah login dan belum mengisi form profile
Skenario Aktor Sistem
1. Aktor melakukan login 2. Mengecek apakah profil sudah terisi atau belum. Jika belum tampilkan halaman edit profile
3. Mengisi Form edit Profile kemudian klik update. 4. Konfirmasi data telah disimpan
Post Condition Data profil sudah lengkap dan diarahkan ke halaman selanjutnya
Deskripsi Skenario Use Case Melihat Data Barang
Tabel 4.4 Deskripsi Skenario Use Case Melihat Data Barang
Nama Use Case Melihat Data Barang
Aktor Admin, Staff dan Customer
Deskripsi Semua aktor dapat melihat daftar dan detail dari barang yang dijual
Pre-Condition Aktor ingin melihat list barang dan detail barang yang dijual.

Skenario Aktor Sistem
1. Aktor mengakses halaman Catalog dan Product 2. Menampilkan Halaman Catalog dan Product
3. Klik Detail Product 4. Menampilkan Detail Product Berdasarkan id product
Post Condition Aktor dapat melihat list barang dan detail barang.

Deskripsi Skenario Use Case Mengelola Barang
Tabel 4.5 Deskripsi Skenario Use Case Mengelola Barang
Nama Use Case Mengelola Data Barang
Aktor Admin dan Staff
Deskripsi Admin dan Staff dapat memasukan, melihat detail, mengedit dan menghapus data barang
Pre-Condition Aktor telah melakukan login dan ingin mengelola data barang
Skenario Aktor Sistem
1. Mengakses halaman Products 2. Menampilkan halaman products dan menampilkan data product
3. Aktor menambahkan, melihat detail, mengedit, dan menghapus data barang 4. Menyimpan semua perubahan data di dalam database
Post Condition Perubahan data akan disimpan dan akan ditampilkan di halaman products
Deskripsi Skenario Use Case Tambah Ke Keranjang
Tabel 4.6 Deskripsi Skenario Use Case Tambah Ke Keranjang
Nama Use Case Tambah Ke Keranjang (cart)
Aktor Customer
Deskripsi Customer membeli barang dengan cara menambahkan barang tersebut ke keranjang belanja (cart).

Pre-Condition Customer ingin membeli barang
Skenario Aktor Sistem
1. Aktor memilih barang dan klik beli (buy) 2. Data Barang disimpan dalam cart
Post Condition Data barang yang ingin dibeli ditampilkan dalam cart
Deskripsi Skenario Use Case Check Out
Tabel 4.7 Deskripsi Skenario Use Case Check Out
Nama Use Case Check Out
Aktor Customer
Deskripsi Check Out dilakukan setelah barang dipilih dan ingin melakukan pembayaran
Pre-Condition Customer telah selesai memilih barang dan ingin membayar
Skenario Aktor Sistem
1. Mengakses halaman cart 2. Menampilkan halaman cart
3. Klik Check out 3. Jika customer belum login, maka akan diarahkan ke halaman login. Jika sudah, akan diarahkan ke halaman pembayaran
Post Condition Customer diarahkan ke halaman pembayaran
Deskripsi Skenario Use Case Melakukan Pembayaran
Tabel 4.8 Deskripsi Skenario Use Case Melakukan Pembayaran
Nama Use Case Melakukan Pembayaran
Aktor Customer
Deskripsi Customer melakukan pembayaran untuk barang yang ingin dibeli
Pre-Condition Customer sudah login dan melakukan check out pada halaman cart.

Skenario Aktor Sistem
1. Customer melakukan check out 2. Menampilkan Halaman Pembayaran
3. Melakukan Pembayaran 4. Menyimpan data dan menampilkan invoice.

Post Condition Data pembelian disimpan dalam halaman order.

Deskripsi Skenario Use Case Melihat Detail Order
Tabel 4.9 Deskripsi Skenario Use Case Melihat Detail Order
Nama Use Case Melihat Detail Order
Aktor Admin, Staff dan Customer
Deskripsi Semua aktor dapat melihat detail order yang disesuaikan dengan hak aksesnya
Pre-Condition Semua aktor yang telah login ingin melihat data order barang
Skenario Aktor Sistem
1. Mengakses Halaman Orders 2. Menampilkan halaman orders
3. Klik Detail 4. Menampilkan Detail Order
Post Condition Detail Order Ditampilkan
Deskripsi Skenario Use Case Mengelola Data Users
Tabel 4.10 Deskripsi Skenario Use Case Mengelola Data Users
Nama Use Case Mengelola Data Users
Aktor Admin
Deskripsi Admin dapat melihat detail, mengedit dan menghapus data users
Pre-Condition Admin telah melakukan login dan ingin mengelola data users
Skenario Aktor Sistem
1. Mengakses halaman Users 2. Menampilkan halaman Users dan menampilkan data Users
3. Aktor melihat detail, mengedit, dan menghapus data Users 4. Menyimpan semua perubahan data di dalam database
Post Condition Perubahan data akan disimpan dan akan ditampilkan di halaman Users
Deskripsi Skenario Use Case Melihat Laporan
Tabel 4.11 Deskripsi Skenario Use Case Melihat Laporan
Nama Use Case Melihat Laporan
Aktor Admin dan Staff
Deskripsi Admin dan Staff dapat melihat detail dari laporan penjualan dan stok barang
Pre-Condition Aktor telah login dan ingin melihat laporan penjualan dan stok barang
Skenario Aktor Sistem
1. Mengakses Halaman Report 2. Menampilkan Halaman Report
3. Melihat Detail Report 4. Menampilkan Detail Report
Post Condition Detail Report Ditampilkan
Deskripsi Skenario Use Case Logout
Tabel 4.12 Deskripsi Skenario Use Case Logout
Nama Use Case Logout
Aktor Admin, Staff dan Customer
Deskripsi Semua aktor melakukan logout untuk keluar dari akun dan menghapus authentication code, serta mengubah hak untuk mengakses halaman tertentu
Pre-Condition Aktor yang telah login ingin keluar dari sistem
Skenario Aktor Sistem
1. Klik Logout 2. Menampilkan Konfirmasi Logout
3. Pilih Yes 4. Menghapus authentication code dan cache
Post Condition Aktor telah keluar dan tidak bisa mengakses halaman tertentu
Activity Diagram Sistem Penjualan yang Diusulkan
Berikut ini adalah activity diagram dari sistem penjualan yang diusulkan:
Tabel 4.13 Activity Diagram Sistem Penjualan yang Diusulkan

Berdasarkan tabel 4.13 Activity Diagram tersebut terdapat:
Satu (1) Initial Node yang merupakan awal kegiatan.

Empat (4) Vertical Swimlane yaitu: Customer, System, Staff dan Admin.

27 Activity yang dilakukan oleh aktor dan sistem.

Satu (1) Decision Node yang dapat menunjukkan suatu kondisi tertentu yang akan menghasilkan dua kemungkinan.

Satu (1) Final Node yang merupakan akhir dari kegiatan.

Sequence Diagram Sistem Penjualan yang Diusulkan.

Berikut ini adalah sequence diagram dari sistem penjualan yang diusulkan:
Sequence Diagram Registrasi Sistem Penjualan yang Diusulkan

Gambar 4.2 Sequence Diagram Registrasi Sistem Penjualan yang Diusulkan
Sequence Diagram Login Sistem Penjualan yang Diusulkan

Gambar 4.3 Sequence Diagram Login Sistem Penjualan yang Diusulkan
Sequence Diagram New Product Sistem Penjualan yang Diusulkan

Gambar 4.4 Sequence Diagram New Product Sistem Penjualan yang Diusulkan
Sequence Diagram Edit Product Sistem Penjualan yang Diusulkan

Gambar 4.5 Sequence Diagram Edit Product Sistem Penjualan yang Diusulkan
Sequence Diagram Delete Product Sistem Penjualan yang Diusulkan

Gambar 4.6 Sequence Diagram Delete Product Sistem Penjualan yang Diusulkan
Sequence Diagram Pembelian Produk Sistem Penjualan yang Diusulkan

Gambar 4.7 Sequence Diagram Pembelian Produk Sistem Penjualan yang Diusulkan
Sequence Diagram Edit User Sistem Penjualan yang Diusulkan

Gambar 4.8 Sequence Diagram Edit User Sistem Penjualan yang Diusulkan
Sequence Diagram Delete User Sistem Penjualan yang Diusulkan

Gambar 4.9 Sequence Diagram Delete User Sistem Penjualan yang Diusulkan
Sequence Diagram Logout Sistem Penjualan yang Diusulkan

Gambar 4.10 Sequence Diagram Logout Sistem Penjualan yang Diusulkan
Perbedaan Prosedur Antara Sistem Yang Berjalan dan Sistem Usulan
Tabel 4.14 Perbedaan Prosedur Sistem Berjalan dan Sistem Usulan
No Sistem yang Berjalan Sistem yang diusulkan
1 Marketing masih menggunakan brosur untuk melakukan promosi produk Promosi Produk dilakukan dengan mengupload data produk ke dalam sistem
2 Customer hanya bisa memesan produk secara langsung dengan cara menghubungi bagian marketing Customer dapat langsung memilih dan membeli produk yang diinginkan dengan cara membuka sistem penjualan
3 Pengolahan data stok yang kurang akurat karena terjadi kesalahan penulisan dan perhitungan Staff dapat menambahkan stok dan sistem akan mengupdate data stok setiap kali terjadi transaksi
4 Pencatatan laporan dilakukan secara manual Sistem secara otomatis mencatat setiap transaksi yang dilakukan sehingga lebih akurat dan keamanan dokumen lebih terjaga
Rancangan Basis Data
Class Diagram Sistem Penjualan Yang Diusulkan
Class Diagram digunakan untuk menggambarkan suatu struktur elemen data dari database yang digunakan. Berikut ini adalah class diagram dari sistem penjualan yang diusulkan.

Gambar 4.11 Class Diagram Sistem Penjualan yang Diusulkan
Spesifikasi Basis Data
Nama Tabel: Users
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Users
Primary Key: id
Panjang Record: 205 karakter
Tabel 4.15 Spesifikasi Tabel Users
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 10 Id Pengguna
2 username Varchar 15 Username Pengguna
3 name Varchar 40 Nama Pengguna
4 phone Varchar 15 Nomer Telepon Pengguna
5 address Text Alamat Pengguna
6 provinceId Integer 2 Id Provinsi
7 cityId Integer 4 Id Kota
8 email Varchar 40 Email Pengguna
9 imageId Integer 10 Id Gambar
10 role Varchar 8 Role Pengguna
11 password Varchar 60 Password Pengguna
12 deleted Boolean 1 Keterangan Apakah Pengguna Aktif atau tidak
13 created_at Datetime Tanggal Registrasi Pengguna
14 update_at Datetime Tanggal Data User Diedit
Nama Tabel: Log
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Login Terakhir User
Primary Key: id
Panjang Record: 20 karakter
Tabel 4.16 Spesifikasi Tabel Log
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 10 Id Provinsi
2 userId Integer 10 Id User
3 lastLogin datetime Tanggal Terakhir User Login
Nama Tabel: Province
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Provinsi
Primary Key: id
Panjang Record: 257 karakter
Tabel 4.17 Spesifikasi Tabel Province
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 2 Id Provinsi
2 name Varchar 25 Nama Provinsi
Nama Tabel: City
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Kota
Primary Key: id
Panjang Record: 261 karakter
Tabel 4.18 Spesifikasi Tabel City
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 4 Id Kota
2 provinceId Integer 2 Id Provinsi
3 name Varchar 40 Nama Kota
Nama Tabel: Products
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Produk
Primary Key: id
Panjang Record: 389 karakter
Tabel 4.19 Spesifikasi Tabel Products
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 10 Id Produk
2 title Varchar 100 Nama Produk
3 price Integer 11 Harga Produk
4 description Varchar 255 Deskripsi Produk
5 categoryId Integer 2 Id Kategori
6 imageId Integer 10 Id Gambar
7 deleted Boolean 1 Keterangan apakah produk masih dijual atau tidak
8 created_at Datetime Tanggal Data Produk Dibuat
9 update_at Datetime Tanggal Data Produk Diedit
Nama Tabel: Category
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Kategori
Primary Key: id
Panjang Record: 22 karakter
Tabel 4.20 Spesifikasi Tabel Category
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 2 Id Kategori
2 name Varchar 20 Nama Kategori
Nama Tabel: Stock
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Stok Produk
Primary Key: id
Panjang Record: 29 karakter
Tabel 4.21 Spesifikasi Tabel Stock
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 10 Id Stok
2 qty Integer 4 Jumlah Stok yang Dimasukan
3 productId Integer 10 Id Produk
4 incoming Boolean 1 Masuk atau Keluar
5 balance Integer 4 Sisa Stok
6 created_at Datetime Tanggal Data Stok Produk Dibuat
7 update_at Datetime Tanggal Data Stok Produk Diedit
Nama Tabel: Images
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Gambar
Primary Key: id
Panjang Record: 113 karakter
Tabel 4.22 Spesifikasi Tabel Images
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 5 Id Gambar
2 imageName Varchar 100 Nama Gambar
3 typeId Integer 2 Jenis Gambar
4 location Varchar 255 Lokasi Gambar
Nama Tabel: Image_type
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Tipe Gambar
Primary Key: id
Panjang Record: 20 karakter
Tabel 4.23 Spesifikasi Tabel Image_type
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 10 Id Type
2 name Varchar 10 Type Gambar
Nama Tabel: Order Cart temp
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Cart
Primary Key: id
Panjang Record: 36 karakter
Tabel 4.24 Spesifikasi Tabel Cart
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 10 Id Cart
2 userId Integer 15 Id Customer
3 productId Integer 10 Id Produk
4 price int 11 Harga Produk
5 qty Integer 4 Jumlah Produk yang Dibeli
6 created_at datetime Tanggal Order_temp Dibuat
7 updated_at datetime Tanggal Order_temp Diupdate
Nama Tabel: Invoice
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Transaksi Produk yang Dibeli
Primary Key: id
Panjang Record: 22 karakter
Tabel 4.25 Spesifikasi Tabel Invoice
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 10 Id Order
2 userId Integer 10 Id User
3 statusId Integer 2 Id Status Order Produk
4 date datetime Tanggal Invoice Dibuat
Nama Tabel: Orders
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Produk Yang Dibeli
Primary Key: id
Panjang Record: 175 karakter
Tabel 4.26 Spesifikasi Tabel Orders
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 10 Id Order
2 name Varchar 40 Nama Pembeli
3 address Text Alamat Pembeli
4 productTitle Varchar 100 Nama Produk
5 price Integer 11 Harga Produk
6 qty Integer 4 Jumlah Produk yang Dibeli
7 invoiceId Integer 10 Id Invoice
8 date datetime Tanggal Invoice Dibuat
Nama Tabel: order_status
Fungsi: Untuk Menyimpan Data Status Order Produk
Primary Key: id
Panjang Record: 20 karakter
Tabel 4.27 Spesifikasi Tabel order_status
No Field Name Data Type Field Size Keterangan
1 #id Integer 10 Id Order
2 name Varchar 10 Status Order
Sketsa Prototype Sistem Penjualan yang Diusulkan
Sketsa Prototype ini digunakan sebagai gambaran awal dari sebuah rancangan sistem penjualan atau e-commerce yang akan dibangun. Berikut ini rancangan berserta skenario dari rancangan tersebut:
Halaman Home

Gambar 4.12 Sketsa Prototype Halaman Home
Tabel 4.28 Skenario Rancangan Halaman Home
No Aktor Proses Tujuan
1 Admin Aktor mengakses halaman home. Menampilkan Banner, katalog produk dan produk terbaru.

2 Staff 3 Customer Halaman Login

Gambar 4.13 Sketsa Prototype Halaman Login
Tabel 4.29 Skenario Rancangan Halaman Login
No Aktor Proses Tujuan
1 Admin Aktor mengakses halaman login dan mengisi username dan password yang telah didaftarkan sebelumnya. Menampilkan halaman dashboard dan mendapat Authentication code untuk mengakses halaman tertentu.

2 Staff 3 Customer Menampilkan halaman edit profile apabila customer belum mengisi form profile. Menampilkan halaman pembayaran jika customer telah melakukan check out.

Halaman Register

Gambar 4.14 Sketsa Prototype Halaman Register
Tabel 4.30 Skenario Rancangan Halaman Register
No Aktor Proses Tujuan
1 Staff Aktor mengakses halaman registrasi dan mengisi form registrasi. Sistem akan memvalidasi apakah yang diinput aktor valid atau tidak. Menampilkan pesan jika data tidak valid. Menyimpan data ke dalam database dan mengarahkan aktor ke halaman login.

2 Customer Halaman User Profile

Gambar 4.15 Sketsa Prototype Halaman User Profile
Tabel 4.31 Skenario Rancangan Halaman User Profile
No Aktor Proses Tujuan
1 Admin Setelah login, sistem akan memeriksa apakah profil sudah lengkap atau belum. Jika belum, maka akan diarahkan ke halaman profil untuk melengkapi data pribadi aktor. Aktor melengkapi data pribadinya. Jika ada yang belum terisi, maka sistem akan memberikan peringatan. Jika sudah terisi, sistem akan memberikan pesan jika data telah disimpan.

2 Staff 3 Customer Halaman Catalog

Gambar 4.16 Sketsa Prototype Halaman Catalog
Tabel 4.32 Skenario Rancangan Halaman Catalog
No Aktor Proses Tujuan
1 Customer Mengakses halaman catalog yang ada pada menu. Menampilkan kategori dan detail dari produk-produk yang dijual.

Halaman Cart

Gambar 4.17 Sketsa Prototype Halaman Cart
Tabel 4.33 Skenario Rancangan Halaman Cart
No Aktor Proses Tujuan
1 Customer Mengakses halaman cart dapat dilakukan dengan cara mengklik button cart. Menampilkan semua barang yang ingin dibeli. Customer dapat mengubah kuantitas dan dapat menghapus produk tersebut dari cart.

Halaman Dashboard

Gambar 4.18 Sketsa Prototype Halaman Dashboard
Tabel 4.34 Skenario Rancangan Halaman Dashboard
No Aktor Proses Tujuan
1 Admin Untuk dapat memasuki halaman dashboard, aktor diharuskan untuk melakukan login terlebih dahulu. Hanya aktor dengan role admin dan staff yang dapat mengakses halaman dashboard ini.

2 Staff Halaman Products

Gambar 4.19 Sketsa Prototype Halaman Products
Tabel 4.35 Skenario Rancangan Halaman Products
No Aktor Proses Tujuan
1 Admin Setelah login, dan dapat memasuki dashboard. Aktor mengakses halaman products Aktor dapat mengakses halaman products dan dapat melihat, menambahkan, mengedit dan menghapus data products. Dan sistem menyimpan semua perubahan ke dalam database dan menampilkannya dalam halaman products tersebut.

2 Staff Halaman New Product

Gambar 4.20 Sketsa Prototype Halaman New Product
Tabel 4.36 Skenario Rancangan Halaman New Product
No Aktor Proses Tujuan
1 Admin Setelah login, dan dapat memasuki dashboard. Aktor dapat menambahkan produk baru di halaman product. Mengisi form new product dan klik create. Menampilkan pesan jika data sudah disimpan. Menampilkan data baru yang sudah diinput dan mengarahkan aktor kembali ke halaman products
2 Staff Halaman Detail Product

Gambar 4.21 Sketsa Prototype Halaman Detail Product
Tabel 4.37 Skenario Rancangan Halaman Detail Product
No Aktor Proses Tujuan
1 Admin Untuk dapat melihat detail product, klik product tersebut. Kemudian sistem akan menampilkan halaman detail product tersebut. Sistem menampilkan detail produk dan dapat mengedit serta menghapus produk tersebut.

2 Staff 3 Customer Sistem menampilkan detail produk dan dapat membeli produk tersebut dengan cara menambahkan produk tersebut ke dalam cart terlebih dahulu.

Tampilan Halaman Users

Gambar 4.22 Sketsa Prototype Halaman Users
Tabel 4.38 Skenario Rancangan Halaman Users
No Aktor Proses Tujuan
1 Admin Setelah login dan memasuki halaman dashboard, admin dapat memasuki halaman users dengan memilih menu users. Hanya aktor dengan role admin yang dapat mengakses halaman ini. Admin dapat melihat, mengubah dan menghapus data users.

Tampilan Halaman Order

Gambar 4.23 Sketsa Prototype Halaman Order
Tabel 4.39 Skenario Rancangan Halaman Order
No Aktor Proses Tujuan
1 Admin Setelah login, admin dan staff dapat mengakses halaman orders. Admin dan Staff dapat melihat daftar dan detail dari order barang.

2 Staff 3 Customer Setelah melakukan transaksi, customer diarahkan pada halaman orders. Customer dapat melihat transaksi yang sudah dilakukan.

Tampilan Halaman Order Detail

Gambar 4.24 Sketsa Prototype Halaman Order Detail
Tabel 4.40 Skenario Rancangan Halaman Order Detail
No Aktor Proses Tujuan
1 Admin Aktor dapat mengakses halaman detail order yang berada di dalam halaman orders Admin dan Staff dapat melihat detail dari order, barang apa saja yang dipesan oleh customer.

2 Staff 3 Customer Customer dapat melihat detail dari barang yang dipesan.

Tampilan Halaman Report

Gambar 4.25 Sketsa Prototype Halaman Report
Tabel 4.41 Skenario Rancangan Halaman Report
No Aktor Proses Tujuan
1 Admin Setelah login dan memasuki halaman dashboard, aktor dapat memasuki halaman report dengan memilih menu report Aktor dapat melihat detail dari laporan penjualan dan stok barang.

2 Staff Halaman Setting

Gambar 4.26 Sketsa Prototype Halaman Setting
Tabel 4.42 Skenario Rancangan Halaman Setting
No Aktor Proses Tujuan
1 Admin Setelah login, aktor dapat mengakses halaman setting. Aktor dapat mengubah email dan password dengan memasukan email dan password sebelumnya Sistem memberikan pesan jika data telah diupdate.

2 Staff 3 Customer Tampilan Output Program
Tampilan Halaman Home

Gambar 4.27 Tampilan Halaman Home
Tampilan Halaman Login

Gambar 4.28 Tampilan Halaman Login
Tampilan Halaman Register

Gambar 4.29 Tampilan Halaman Register
Tampilan Halaman Profile

Gambar 4.30 Tampilan Halaman Profile
Tampilan Halaman Catalog

Gambar 4.31 Tampilan Halaman Catalog
Tampilan Halaman Cart

Gambar 4.32 Tampilan Halaman Cart
Tampilan Halaman Dashboard

Gambar 4.33 Tampilan Halaman Dashboard
Tampilan Halaman Products

Gambar 4.34 Tampilan Halaman Products
Tampilan Halaman New Product

Gambar 4.35 Tampilan Halaman New Product
Tampilan Halaman Product Detail

Gambar 4.36 Tampilan Halaman Product Detail
Tampilan Halaman Edit Product

Gambar 4.37 Tampilan Halaman Edit Product
Tampilan Halaman Users

Gambar 4.38 Tampilan Halaman Users
Tampilan Halaman Order

Gambar 4.39 Tampilan Halaman Order
Tampilan Halaman Order Detail

Gambar 4.40 Tampilan Halaman Order Detail
Tampilan Halaman Report

Gambar 4.41 Tampilan Halaman Report
Tampilan Halaman Setting

Gambar 4.42 Tampilan Halaman Setting
Spesifikasi program yang diusulkan adalah sebagai berikut:
Spesifikasi Halaman Home
Nama Program: Home
Fungsi Program: Menampilkan Banner, kategori produk, dan daftar produk terbaru.

Proses Program: Halaman Home akan tampil setiap kali pengguna menjalankan sistem. Halaman Home akan tetap tampil apabila pengguna tidak melakukan login.

Spesifikasi Halaman Login
Nama Program: Login
Fungsi Program: Untuk mengakses halaman tertentu yang hanya dapat diakses setelah login.

Proses Program: Mengakses halaman login, kemudian mengisi form login dengan username dan password yang telah didaftarkan sebelumnya. Jika username atau password yang dimasukkan salah, maka sistem akan menampilkan peringatan.

Spesifikasi Halaman Register
Nama Program: Register
Fungsi Program: Halaman yang menampilkan form registrasi untuk setiap aktor mendaftarkan dirinya agar dapat memasuki sistem.

Proses Program: Mengakses Halaman Registrasi, kemudian mengisi form registrasi sesuai dengan ketentuan sistem.
Spesifikasi Halaman Profile
Nama Program: Profile
Fungsi Program: Menampilkan dan mengedit profil pengguna.

Proses Program: Apabila pengguna belum melengkapi profil, sistem secara otomatis mengarahkan pengguna ke halaman profil setelah pengguna login.
Spesifikasi Halaman Catalog
Nama Program: Catalog
Fungsi Program: Menampilkan kategori dan produk-produk yang dijual.

Proses Program: Mengakses halaman catalog yang ada pada menu.
Spesifikasi Halaman Cart
Nama Program: Cart
Fungsi Program: Menampilkan detail barang yang dibeli, pengguna juga dapat mengedit kuantitas barang yang dibeli dan dapat menghapusnya.

Proses Program: Untuk mengakses halaman cart, klik button cart yang berada di atas kanan layar.
Spesifikasi Halaman Dashboard
Nama Program: Dashboard
Fungsi Program: Pusat kontrol dari halaman yang hanya dapat diakses oleh staff dan admin.

Proses Program: Pengguna dengan role admin dan staff akan diarahkan ke halaman dashboard setelah pengguna tersebut login.

Spesifikasi Halaman Products
Nama Program: Products
Fungsi Program: Halaman untuk admin dan staff mengelola data produk.

Proses Program: Pengguna yang telah login dan mendapat akses untuk masuk ke dalam dashboard dapat mengakses halaman products ini dengan mengklik button products yang berada dalam side menu.

Spesifikasi New Products
Nama Program: New Products
Fungsi Program: Halaman untuk admin dan staff menambah data produk.

Proses Program: Pengguna yang telah masuk ke halaman products lalu klik button add pada bagian kanan bawah layar. Kemudian sistem akan menampilkan form new product, pengguna mengisi form tersebut dan klik submit. Lalu sistem akan memberi pesan jika data sudah disimpan dan mengarahkan pengguna kembali ke halaman products.

Spesifikasi Halaman Detail Products
Nama Program: Detail Products
Fungsi Program: Halaman untuk admin dan staff melihat, mengedit dan menghapus data produk.

Proses Program: Pengguna yang telah masuk ke halaman products memilih barang mana yang ingin dilihat detailnya. Kemudian sistem akan mengarahkan pengguna ke halaman detail product sesuai dengan id product tersebut.

Spesifikasi Halaman Edit Products
Nama Program: Edit Products
Fungsi Program: Halaman untuk admin dan staff mengedit data produk.

Proses Program: Pengguna yang telah masuk ke halaman detail product, kemudian pilih edit. Sistem akan menampilkan form edit product, lalu pengguna mengisi form tersebut sesuai dengan data yang ingin diubah, kemudian submit. Sistem akan menyimpan perubahan data dan mengarahkan pengguna ke halaman detail product kembali.

Spesifikasi Halaman Users
Nama Program: Users
Fungsi Program: Menampilkan list dan detail users.

Proses Program: Mengakses halaman users yang ada pada menu dan klik detail untuk melihat detail dari user tersebut.

Spesifikasi Halaman Order dan Order Detail
Nama Program: Order dan Order Detail
Fungsi Program: Menampilkan list dan detail order pengguna.

Proses Program: Mengakses halaman orders yang ada pada menu dan klik detail untuk melihat detail dari order tersebut.

Spesifikasi Halaman Report
Nama Program: Report
Fungsi Program: Halaman untuk admin dan staff melihat laporan penjualan dan stok barang.

Proses Program: Pengguna yang telah login dan mendapat akses untuk masuk ke dalam dashboard dapat mengakses halaman report ini dengan mengklik button report yang berada dalam side menu.

Spesifikasi Halaman Setting
Nama Program: Setting
Fungsi Program: Halaman untuk mengubah email dan password pengguna.

Proses Program: Pengguna yang telah login mengakses halaman setting. Jika pengguna ingin mengubah email, maka pengguna harus memasukan email sebelumnya. Begitu pula dengan mengubah password.

Konfigurasi Sistem Usulan
Spesifikasi Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat keras yang dibutuhkan oleh sistem agar dapat mengakses aplikasi mobile commerce ini adalah sebagai berikut:
Sistem Operasi: Android
Papan Ketik: Layar Sentuh (touch screen)
Versi minimal sistem operasi: API 16 Android 4.1 (Jelly Bean)
Versi rekomendasi sistem operasi: API 21 Android 5.0 (Lollipop)
Aplikasi Yang Digunakan
Aplikasi yang digunakan merupakan sistem dari mobile commerce yang sudah diubah menjadi format .apk dan terinstall pada perangkat yang digunakan.

Hak Akses
Hak akses pada aplikasi mobile commerce ini adalah sebagai berikut:
Admin
Staff
Customer
Testing
Tabel 4.43 Black Box Testing
No Skenario Pengujian Test Case Hasil yang Diharapkan Hasil Pengujian Hasil
1 Registrasi pengguna untuk menjadi customer Registrasi yang berhasil akan diarahkan ke halaman login Valid
2 Pengujian terhadap Menu Login Customer yang berhasil masuk akan diarahkan ke halaman Home. Sedangkan Admin dan Staff akan diarahkan ke halaman Dashboard  
Valid
3 Pengujian Terhadap Username atau Password yang salah Sistem akan menampilkan pesan kesalahan dan mengharuskan user untuk melakukan login kembali.   Valid
4 Pengujian terhadap penginputan data produk baru Jika data berhasil dimasukan dan disimpan dalam database maka akan menampilkan pesan lalu akan diarahkan ke halaman produk   Valid
5 Pengujian terhadap edit data produk Menampilkan alert message apakah data berhasil di update atau tidak. Jika berhasil maka data akan disimpan di database  
Valid
6 Pengujian terhadap hapus data produk   Menampilkan alert apakah data ingin dihapus atau tidak   Valid
7 Pengujian terhadap Update data stock
Menampilkan alert message apakah data berhasil di update atau tidak. Jika berhasil maka data akan disimpan di database
Valid
8 Pengujian terhadap change email dan password
Menampilkan alert message apakah data berhasil di update atau tidak. Jika berhasil maka data akan disimpan di database
Schedule
Berikut ini adalah tabel dari schedule yang merupakan penjelasan dari rincian kegiatan selama pengerjaan skripsi beserta waktu pelaksanaannya.

Tabel 4.44 Schedule
No Kegiatan Maret April Mei Juni Juli
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Pengumpulan Data                                        
2 Analisa Sistem                                        
3 Perancangan Sistem                                        
4 Pembuatan Program                                        
5 Pengujian Program                                        
6 Evaluasi Program                                        
7 Perbaikan Program                                        
8 Implementasi                                        
9 Dokumentasi                                        
Estimasi Biaya
Berikut ini adalah tabel dari rincian biaya yang diperlukan dalam pembuatan sistem penjualan yang diusulkan.

Tabel 4.45 Estimasi Biaya
No Uraian Kegiatan Volume Harga Satuan Biaya
1 Pengumpulan dan Analisa Data      
  Analisa Data – – 500,000
  Identifikasi dan Pemrograman Sistem – – 500,000
  Testing dan Implementasi – – 300,000
         
2 Bahan dan Peralatan Penelitian      
Modem XL GO 1 buah 500.000 500.000
  Biaya Internet 5 bulan 50,000 250,000
         
3 Perjalanan      
  Ongkos Transport 5 bulan 300,000 1,500,000
         
4 Administrasi      
  Kertas A4 1 rim 40,000 40,000
  Tinta Printer 2 Paket 50,000 100,000
         
5 Biaya Lain-lain      
  Fotocopy 1 Paket 20,000 20,000
  Laporan Penyelesaian Tugas 2 Jilid 30,000 60,000
       
  Jumlah 3,770,000
BAB V
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan analisa yang telah diuraikan pada bab-bab sebelumnya serta berdasarkan hasil dari pengamatan peneliti pada rumusan masalah, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
Sistem penjualan pada PT Gemanusa Sentra Teknologi saat ini masih manual dan juga melalui website yang sedang dalam tahap pengembangan.

Kendala yang muncul pada saat penggunaan sistem penjualan yang lama adalah kurang akuratnya laporan penjualan dan stok barang, staff membutuhkan waktu lebih lama untuk mencatat laporan tersebut. Dan apabila ada produk baru yang ingin dijual, hanya product development yang memiliki akses untuk mengupdate website. Sehingga staff marketing harus menunggu product development untuk menampilkan produk baru tersebut dalam website.

Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan bantuan UML (Unified Modelling Language), model dari rancangan tersebut digambarkan dengan menggunakan beberapa diagram, seperti Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram dan Class Diagram. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa tingkat tinggi seperti HTML5, PHP, CSS serta JavaScript yang dikemas dengan menggunakan
Apache Cordova sehingga menghasilkan aplikasi mobile berbasis Android.

Saran
Berdasarkan analisa dan penelitian yang telah dilakukan, maka terdapat beberapa saran untuk menjadi masukan untuk meningkatkan kinerja dari sistem penjualan pada PT Gemanusa Sentra Teknologi, yaitu sebagai berikut:
Menjadikan penelitian ini sebagai acuan untuk mengembangkan aplikasi mobile commerce selanjutnya.

Mengembangkan penggunaan paypal agar dapat mengkonversikan pembayaran ke dalam rupiah secara otomatis. Dan juga menambahkan fitur yang dapat memudahkan pembeli untuk dapat memilih cara pembayaran yang ingin digunakan dalam melakukan transaksi pembelian di aplikasi mobile commerce ini.

Menambahkan fitur agar pembeli dapat dengan mudah melakukan pembelian produk berjenis software.

Menyempurnakan tampilan atau user interface agar dapat memudahkan user untuk mengoperasikan aplikasi ini.

DAFTAR PUSTAKA
Afriyonza, Hendrawan dan Agus Nugroho. 2014. Perancangan Sistem Informasi Administrasi Jasa Foto Pernikahan Berbasis Web Pada Euphoria Photo Studio. Jurnal Ilmiah Media Processor. Vol. 9, No. 2: 196-209.

Al-Bahra Bin Ladjamudin. 2013. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Alfianika, Ninit. 2016. Buku Ajar Metode Penelitian Pengajaran Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Deepublish.

Ambarita, Arisandy, Muharto, Muhdar Abdurahman dan Faisal Kamran. 2016. Komputer: Merakit, Menginstall dan Menggunakan Microsoft Word. Yogyakarta: Deepublish.

Ansari, Gufran Ahmad. 2017. Use of Firefly Algorithm in Optimization and Prioritization of Test Paths Generated from UML Sequence Diagram. International Journal of Computer Applications. Vol. 167 No. 4, Juni 2017. Diambil dari: http://www.ijcaonline.org/archives/volume167/number4/27761-2017914242 (13 November 2017)
Bachtiar, Dede dan Atikah. 2015. Sistem Informasi Dashboard Kependudukan di Kelurahan Manis jaya Kota Tangerang. Jurnal Sisfotek. Vol. 5, No.1: 71-77.
Bilung, Septinor. 2016. Analisis SWOT dalam menentukan Strategi Pemasaran Sepeda Motor Honda Pada CV. Semoga Jaya Di Area Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur. eJournal Administrasi Bisnis, Vol. 4 No. 1, Februari 2016. Diambil dari: http://www.portal.fisip-unmul.ac.id/site/?p=3721 (6 November 2016)
Darmawan, Deni, dan Kunkun Nur Fauzi. 2013. Sistem Informasi Manajemen. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
DiMarzio, J.F.. 2017. Beginning Android Programming With Android Studio. Indianapolis: John Wiley ; Sons, inc.

Enterprise, Jubilee. 2014. MySQL untuk Pemula. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
Fauzi, Rizki Ahmad. 2017. Sistem Informasi Akuntansi (Berbasis Akuntansi). Yogyakarta: Deepublish.

Hamali, Arif Yusuf. 2016. Pemahaman Strategi Bisnis Dan Kewirausahaan. Jakarta: Prenamedia Group.

Hidayat, Argi Noor. 2015. Belajar HTML Kelas Ringkas. Bogor: Bisakimia.

Hutahaean, Jeperson. 2014. Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: Deepublish.

Indriani, Riana, Bayu Sugiarto dan Agus Purwanto. 2016. Pembuatan Augmented Reality Tentang Pengenalan Hewan Untuk Anak Usia Dini Berbasis Android Menggunakan Metode Image Tracking Vuforia. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia. Vol. 4 No. 1, Februari 2016. Diambil dari: http://ojs.amikom.ac.id/index.php/semnasteknomedia/article/view/1224
Insyifani, Izza Ilma. 2017. Aplikasi Mobile Internship Application System Pada PT Garuda Maintenance Facility Aeroasia. Tangerang: STMIK Raharja
Iqbal, Syed Zaffar dan Muhammad Idrees. 2017. Z-SDLC Model: A New Model For Software Development Life Cycle (SDLC). International Journal of Engineering and Advanced Research Technology (IJEART). Vol. 3 No. 2, Februari 2017. Diambil dari: https://www.researchgate.net/publication/31631 7334_Z-SDLC_Model_A_New_Model_For_Software_Development_Life_ Cycle_SDLC (6 Desember 2017)
Irwansyah, Edy, dan Jurike V. Moniaga. 2014. Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta: Deepublish.

Jagli, Dhanamma dan Shireesha Yeddu. 2017. CloudSDLC: Cloud Software Development Life Cycle. International Journal of Computer Applications. Vol. 168 No. 8, Juni 2017. Diambil dari: https://www.semanticscholar.org/ paper/CloudSDLC-Cloud-Software-Development-Life-Cycle-Jagli-Yeddu/ 445c016137204d7d1df314e1fe3e3 9b0556f0e25 (6 Desember 2017)
Jayachandran, K., dan P. Anbumani. 2017. Voice Based Email for Blind People. International Journal of Advance Research, Ideas and Innovation in Technology. Vol. 3 No. 3. Diambil dari: https://www.ijariit.com/ manuscript/voice-based-email-for-blind-people/ (14 November 2017)
Kadam, Ketaki S., dan Onkar V. Chandure. 2015. A Review paper on Student Information Supervision System. International Journal of Research In Science ; Engineering. Vol. 1 No.1. diambil dari : http://ijrise.org/asset/archive/ 15SANKALP11.pdf (10 November 2017)
Kadir, Abdul. 2014. Pengenalan Sistem Informasi Edisi Revisi. Yogyakarta: Andi.

Khoirunnissa, Refika, R. Rizal Isnanto dan Kurniawan Teguh Martono. 2016. Pembuatan Aplikasi Web Manajemen Laundry dan Integrasi Data dengan Web Service. Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer. Vol. 4, No. 1: 93-101
Krishnan, Selvarajah, Iiham Sentosa, Siti Nurain, Nur Amalia, Syakila Syamim, dan Wan Nur Hafizah. 2017. E-Commerce Issues On Customer’s Awareness in Malaysia. International Journal of Finance and Accounting. Vol. 6 No. 1. Diambil dari: http://article.sapub.org/10.5923.j.ijfa.20170601.02.html (13 November 2017)
Kristiawan, Muhammad, Dian Safitri Dan Rena Lestari. 2017. Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Deepublish.

Kusuma, Abdi Pandu dan Kurniawan Agus Prasetya. 2017. Perancangan Dan Implementasi E-Commerce Untuk Penjualan Baju Online Berbasis Android. Jurnal Antivirus. Vol. 11 No. 1: 1-11.

Maturidi, Ade Johar. 2014. Metode Penelitian Teknik Informatika. Yogyakarta: Deepublish
McGrath, Mike. 2013. CSS3 in easy steps: Add Style To Your Web Pages. Warwickshire: In Easy Step.

Mulyani, Sri. 2017. Metode Analisis dan Perancangan Sistem. Bandung: Abdi Sistematika.

Muslihudin, Muhammad, dan Oktafian. 2016. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Menggunkan Model Terstruktur dan UML. Yogyakarta: Andi.
Mustaqbal, M. Sidi, Roeri Fajri Firdaus dan Hendra Rahmadi. 2016. Pengujian Aplikasi Menggunakan Black Box Testing Boundary Value Analysis. Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan. Vol. 1, No. 3: 31-36.

Nirmala, Ariesta Fuji, Henry Bambang dan Yoppy Mirza Maulana. 2015. Rancang Bangun Aplikasi Penilaian Kinerja Pegawai Berdasarkan Kompetensi Pada Perum Bulog Divisi Regional Jawa Timur. JSIKA. Vol. 4, No. 2: 1-8.

Nurhakim, Syerif. 2015. Dunia Komunikasi Dan Gadget: Evolusi Alat Komunikasi, Menjelajah Jarak Dengan Gadget. Jakarta: Bestari Buana Murni.

Pandara, Eko, Stanley Karouw dan Meicsy Najoan. 2014. Implementasi Proses Uji Sistem informasi Admisi Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi. E-Journal Teknik Informatika. Vol. 4 No. 2, 2014. Diambil dari: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/informatika/article/viewFile/6989/6494 (6 November 2017)
Pangesti, Resha Dwiayu. 2017. Menguak Permasalahan Perpajakan E-Commerce di Indonesia dan Solusi Pemecahannya. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Airlangga. Vol. 2, No. 1: 181-120.

Prasetio, Adhi. 2014. Buku Sakti Webmaster. Jakarta: Mediakita.

Prasetyo, Sigit. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran IPA berbasis Android untuk Siswa SD/MI. JMIE: Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education. Vol. 1 No 1: 121-140.

Prastomo, Andi. 2014. Prototipe Sistem E-Learning Dengan Pendekatan Elisitasi dan Framework Codeigniter: Studi Kasus SMP Yamad Bekasi. Vol 7 No. 2: 165-175.

Pratama, Andre. 2016. HTML Uncover Paduan Belajar HTML untuk Pemula. Bandung: Duniailkom
Pratama, Andre. 2016. PHP Uncover Paduan Belajar PHP untuk Pemula. Bandung: Duniailkom.

Pratama, Andre. 2017. CSS Uncover Paduan Belajar CSS untuk Pemula. Bandung: Duniailkom.

Pratama, Andre. 2017. Javascript Uncover Paduan Belajar Javascript untuk Pemula. Bandung: Duniailkom.

Ramadita, Dedy. 2017. Pembuatan Sistem Informasi Penjualan Smartphone Tazmania Cell Berbasis Website Sebagai Media Promosi Dan Transaksi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rokhmansyah, Alfian. 2017. Teori Filologi. Yoyakarta:Istana Agency.

Sanjaya, Kevin. 2017. Pembuatan Aplikasi Delivery Order Bunga pada Toko X Berbasis Mobile. Jurnal Infra. Vol. 5 No. 1. Diambil dari: http://studentjournal.petra.ac.id/index.php/teknik-informatika/article/view/ 5166 (9 November 2017)
Saputra, M. Adit. 2017. Pengembangan Aplikasi Pemesanan Tiket Bus Pada PO. Puspa Jaya Berbasis Android. Bandar Lampung: Universitas Lampung
Sobri, Muhammad, Emigawaty dan Nita Rosa Damayanti. 2017. PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI-Konsep dan Teori. Yogyakarta: ANDI.

Sopingi. 2016. Sistem Informasi Donasi Berbasis Hybrid Mobile Menggunakan Web Service pada Yayasan Solo Peduli. Vol. 10 No. 1: 1-17.

Sugiar, Yogi. 2014. Komputer Si Mesin Pintar. Bandung: Oasebuku.

Sulihati dan Andriyani. 2016. Aplikasi Akademik Online Berbasis Mobile Android Pada Universitas Tama Jagakarsa. Jurnal Sains dan Teknologi. Vol. 9 No. 1: 15-26.

Supono dan Vidiandry Putratama. 2016. Pemrograman Web dengan Menggunakan PHP dan Framework Codeigniter. Yogyakarta: Deepublish.

Susanto, Azhar. 2013. Sistem Informasi Akuntansi. Bandung: Lingga Jaya.

Suwardi. 2015. Hukum Dagang Suatu Pengantar. Yogyakarta: Deepublish.

Swarjana, I Ketut. 2015. Metodologi Penelitian Kesehatan (Edisi Revisi). Yogyakarta: Andi.

Syarif H, Nasrul Faqih. 2016. Technopreneurship Membentuk Karakter Enterpreneur Muda yang Sukses. Yogyakarta: Deepublish.

Taufiq, Rohmat. 2013. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Tompoh, Jos Forman, Steven R. Sentinuwo dan Alicia A.E. Sinsuw. 2016. Rancang Bangun Aplikasi Pemesanan Menu Makanan Restoran Berbasis Android. E-journal Teknik Informatika. Vol. 9 No. 1, Oktober 2016. Diambil dari: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/informatika/article/view/13749 (6 Desember 2017)
Triadi, Dendi. 2013. Bedah Tuntas Fitur Android. Yogyakarta: Jogja Great! Publisher.

Trisnadoli, Anggy. 2015. Analisis Kebutuhan Kualitas Perangkat Lunak Pada Software Game Berbasis Mobile. Jurnal Komputer Terapan. Volume 1 No 2: 67-74.

Tyoso, Jaluanto Sunu Punjul. 2016. Sistem Informasi Manajemen. Ed.1, Cet.1. Yogyakarta: Deepublish.

Wei, June. 2015. Mobile Electronic Commerce: Foundation, Development and Application. London: CRC Press.

Winarno, Edy, Ali Zaki, dan SmithDev Community. 2014. Pemrograman Web Berbasis HTML5, PHP, dan JavaScript. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Yanto. Robi. 2016. Manajemen Basis Data Menggunakan Mysql. Yogyakarta: Deepublish.

Yunus, Eddy. 2016. Manajemen Strategis. Yogyakarta: Andi.

Zulfikar, S.P. dan I Nyoman Budiantara. 2015. Manajemen Riset dengan Pendekatan Komputer. Yogyakarta: Deepublish.

x

Hi!
I'm Dora

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out
x

Hi!
I'm Barry!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out